Orang Tua Siswa Ngadu ke Dewan
Senin 11-04-2022,17:40 WIB
Reporter:
|
Editor:
syindi
radartasik.com, Para orang tua dari anak yang belum divaksin tapi sudah terdata
di aplikasi PeduliLindungi mengadu ke salah satu pimpinan DPRD Banjar.
Mereka meminta DPRD turun tangan untuk memanggil pihak yang diduga telah
memalsukan data vaksin anak-anak mereka.
“Saya meminta
DPRD Banjar membongkar skandal dugaan manipulasi data vaksin ini dengan
memanggil semua pihak yang terkait terutama lembaga-lembaga yang
memiliki program vaksinasi ini. Kami ingin dipertemukan juga dengan
pihak-pihak yang diduga telah memanipulasi vaksin ini,” kata Zenal
Arifin, salah satu orang tua anak yang menjadi korban data vaksin,
Minggu (10/4/2022).
Wakil Ketua DPRD Banjar Jojo Juarno
mengakui telah menerima laporan dari orang tua siswa yang diduga menjadi
korban pemalsuan data vaksin. Menurut dia, pihak manapun tidak
dibenarkan memalsukan data vaksin.
“Insya Allah kita atas nama lembaga
akan mengundang pihak terkait untuk duduk bersama menyelesaikan
persoalan ini,” kata Jojo.
Orang tua yang mengadukan
laporan tersebut, kata Jojo Juarno, meminta agar DPRD memanggil
Forkopimda.
“Jadi keinginannya yakni minta dihadirkan dengan Forkopimda,
kita pasti akan tindak lanjuti ini. Karena merupakan aspirasi. Tinggal
kita menyiapkan jadwal waktunya kapan. Dalam hal ini DPRD akan
memfasilitasi,” katanya.
Konsultan Pendidikan dan Agama di
Kota Banjar Aan Alamsyah ikut mendampingi orang tua korban mendatangi
salah satu Pimpinan DPRD Banjar Jojo Juarno.
Ia memandang, persoalan
data vaksinasi bukan persoalan sederhana. Harus ada pihak yang
bertanggungjawab.
“Saya melihat ini bukan persoalan
sederhana karena sudah menyangkut data privasi seseorang bukan hanya
sekadar satu atau dua orang saja. Saya menduga lebih banyak lagi, ini
seperti piramida gunung es. Karena banyak juga orang tua yang mengadu
terkait hal ini,” kata Aan. (cep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: