Polemik Wayang, Begini Kata Habiburokhman dan Erick Thohir

Polemik Wayang, Begini Kata Habiburokhman dan Erick Thohir

radartasik.com, JAKARTA — Ungkapan Ustaz Khalid Basalamah tentang wayang yang mengundang polemik di kalangan pedalangan terus mendapatkan respons dari sejumlah kalangan.

Kali ini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman yang menanggapi ungkapan Ustaz Khalid Basalamah yang sekarang di laporkan ke Bareskrim Polri itu.

Habiburokhman menganggap pernyataan Ustaz Khalid Basalamah tentang wayang tidak mengandung ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

”Secara substansi pernyataan beliau tidak mengandung penyebaran kebencian,” kata Legislator Fraksi Partai Gerindra kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).

Dia menyatakan Ustaz Khalid Basalamah secara jelas dan tegas mengklarifikasi pernyataan tentang wayang.

Ulama kelahiran Sulawesi Selatan itu bahkan sudah meminta maaf apabila ada yang merasa tersinggung dari pernyataannya soal wayang tersebut.

”Jika mengacu ke Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021 soal restorative justice, hal ini dapat diartikan bahwa kasus tersebut tidaklah layak untuk dijadikan sebuah permasalahan hukum untuk disidik,” ujar dia. 

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir memandang budaya tradisional sebagai bagian tidak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia.

Karena itu, kesenian seperti wayang harus terus dipertahankan sampai kapan pun.

”Kita tidak boleh mengubah Indonesia yang sudah kita kenal menjadi Indonesia yang tidak kita kenal. Karena itu jangan kita selalu terjebak kepada perbedaan apalagi membuat pemikiran pemikiran yang kontra produktif,” ujar Erick Thohir

Dia mengungkapkan hal itu di sela-sela pertemuan dengan Ketua Umum DPP Pujakesuma Djoko Susilo, Kamis (17/2/2022).

Erick Thohir yang bicara atas nama pribadi mengingatkan wayang merupakan alat pemersatu bangsa.

Kesenian tersebut berperan dalam penyebaran agama Islam di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

Dalam perkembangannya, lanjut dia, wayang dimanfaatkan sebagai medium untuk menyampaikan informasi mengenai kesehatan, ekonomi, pendidikan dan lainnya.

”Buat, saya ini bukan sesuatu yang bisa dibilang baik dan tidak baik, ini budaya kita yang harus kita jaga,” tambahnya.

Dia menegaskan menjaga budaya Indonesia menjadi salah satu hal utama saat ini di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan jumlah generasi muda yang semakin banyak.

Erick Thohir mewanti-wanti jangan sampai saat Indonesia sudah menjadi negara maju, tapi kehilangan jati diri dan kebudayaan bangsa.

”Ini yang tidak baik. Padahal jelas, kebudayaan kita alat pemersatu bangsa dan juga gotong royong itu sudah ada di seluruh tubuh dan kegiatan hati kita. Jangan sampai kita terjebak di isu-isu seperti itu,” lanjut dia. 

Erick memberi apresiasi Pujakesuma yang selama ini mendorong kegiatan kegiatan budaya yang ada di Sumatera.

Terlebih wayang dan masyarakat Jawa di Sumatera menjadi bagian perkembangan daripada kehidupan kebudayaan dan ekonomi yang ada di pulau tersebut. 

”Saya merasakan kebanggaan juga saat jadi ketua Asian Games, bagaimana seluruh kesenian dan kebudayaan kita, kita rajut menjadi tontonan yang berkelas internasional, dan mata dunia mengapresiasi,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Erick berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang bicara tanpa bekerja atau memberi hasil karena hanya senang memecah belah masyarakat dengan isu-isu ekonomi.

Dia menegaskan pemerintah selalu berusaha menjaga keseimbangan dan tidak mendiamkan kesenjangan ekonomi.

”Tetapi jangan kesenjangan dan keseimbangan ekonomi ini dijadikan isu politis yang malah memecah belah, tidak menyelesaikan masalah dengan kongkret,” tegas dia.

Ketua Umum DPP Pujakesuma Djoko Susilo mengapresiasi Menteri BUMN Erick Thohir yang peduli terhadap budaya wayang agar terus lestari di bumi Nusantara.

Dia mengungkapkan rasa kecintaan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai tokoh nasional yang berasal dari Sumatera terhadap seni dan budaya nusantara.

Hal itu ditunjukkan Erick Thohir dengan mendukung penuh rencana kegiatan pergelaran wayang yang akan dilaksanakan se-Sumatera.

”Jadi, kami berterima kasih kepada Bapak Erick Thohir, beliau mendukung rencana kami karena beliau adalah tokoh nasional dari Sumatera yang sangat peduli budaya,” ujar Djoko. (dil/jpnn/fin/lan)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: