BPKP Segera Audit Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

BPKP Segera Audit Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Radartasik.com, JAKARTA — Membengkanya biaya proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, meminta bantuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit proyek yang ikut dibiayai APBN tersebut.

Direktur Pengawasan Badan Usaha Konektivitas, Pariwisata, Kawasan Industri dan Perumahan BPKP, Ariyanto Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima permohonan audit yang diminta Erick Thohir tersebut.

BPKP sudah ada permintaan dari Menteri BUMN ke BPKP Desember lalu, dan BPKP telah melakukan reviu mulai akhir Desember 2021,” ujar Ariyanto seperti dilanisr Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (08/02/2022).

Berdasarkan internal review korporasi pelaksana KCJB, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pembengkakan biaya diproyeksikan sebesar 1,675 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 23 triliun, dari sebelumnya 2 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp27 triliun.

Ariyanto memastikan, BPKP akan mengamati initial budget dan usulan budget terbaru dari KCIC tersebut, yang menyebabkan adanya cost overrun.

“Apakah telah didukung dengan perhitungan yang benar dan sesuai peraturan yang berlaku,” demikian Ariyanto.  (rmol/red)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: