Bidan Desa Menerabas Banjir Seperut Demi Ibu Melahirkan
Reporter:
ocean|
Minggu 23-01-2022,18:30 WIB
Di tengah genangan air setinggi perutnya, ia menceritakan sedang menuju lokasi persalinan dengan jarak masih jauh karena ditempuh dengan berjalan kaki di tengah
banjir.
”Menuju ke yang mau lahiran gaes, masih jauh,” ucapnya di video tersebut dan menunjukkan jalanan yang penuh dengan air
banjir berwarna coklat.
Dia juga mengungkapkan ketakutannya bila terjatuh karena posisi jembatan tertutup air
banjir sehingga sudah tidak terlihat.
”Ini jembatan yang mana gaes, aku takut tisoledat,” ujarnya. Dan, tampak seseorang di sampingnya membantu membawakan kantong plastik.
Diketahui lokasi tersebut di Desa Karangsari Kecamatan Waled
Kabupaten Cirebon. Video tersebut diunggah pada Sabtu (22/1/2022) di akun youtube Purwa Sanggarung News dan telah ditonton 1,2 ribu orang.
Kejadian ini bermula saat Rosmiyati yang tengah berada di rumah dinas
bidan desa menerima informasi ada warga yang hendak melahirkan.
”Jarak dari rumah dinas
bidan desa ke rumah warga ada 650 meteran. Tapi nggak bisa pakai kendaraan karena genangan
banjir,” kata Rosmiyati, kepada Radar Cirebon, Minggu (22/1/2022).
Rosmiyati bertugas di desa yang setiap tahun tergenang
banjir tersebut sejak 2016. Setelah menerima panggilan, dia langsung menuju ke kediaman ibu hamil tersebut. Rosmiyati paham betul bahwa melahirkan kalau sudah waktunya tidak bisa diundur.
”Karena tanggung jawab sebagai
bidan desa jadi dia nekat tembus
banjir, walaupun ketika datang bayi sudah melahirkan dahulu,” kata bidan kelahiran Desa Penpen Kecamatan Mundu itu.
Karenanya, setiba di rumah pasien ia langsung melakukan tindakan untuk membersihkan bayi dan memberikan penanganan kepada ibu melahirkan. (Radar Cirebon / lan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: