Kontingen SD Kota Tasikmalaya Berprestasi di Tingkat Provinsi Jabar, Borong Piala Lomba Bahasa Sunda

Kontingen SD Kota Tasikmalaya Berprestasi di Tingkat Provinsi Jabar, Borong Piala Lomba Bahasa Sunda

radartasik.com, TASIK - Kontingen Sekolah Dasar (SD) Kota Tasikmalaya mampu meraih beberapa prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 jenjang SD tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Acara digelar Sutan Raja Hotel And Convention Centre di Jalan Raya Soreang-Bandung dari 30 November - 3 Desember 2021.


Dari Festival Tunas Bahasa Ibu dalam lomba bahasa Sunda ada beberapa cabang yakni lomba carita pondok/cerita pendek, ngadongeng/bercerita, maca sajak/membaca sajak dan biantara/pidato Sunda.

Ada juga nembang pupuh Sunda/bernyanyi lagu Sunda, maca jeung nulis Sunda/membaca dan menulis Sunda dan ngabodor sorangan/stand up comedy.

Hasilnya Kontingen SD di Kota Tasikmalaya menjadi juara pertama putri mendongeng atas nama Alika Radisti SDN 1 Picungremuk, juara kedua putra mendongeng atas nama Rizwan Rizkiansyah SDN 1 Setiamulya, dan juara ketiga putri nulis dan baca aksara Sunda atas nama Az-Zahra Nurciptaningtyas SDN 5 Sukamenak. Sedangkan untuk pemenang harapan pertama putra baca sajak dimenangkan Kaya Nur Fatwa dan harapan kedua putri baca sajak diraih Firhan SDN Mangkubumi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Ir Hj Ely Suminar MP mengatakan, prestasi ini membuktikan bahwa Kota Tasikmalaya mampu bersaing dengan daerah lain dalam bahasa dan sastra daerah.

“Saya ucapkan selamat atas keberhasilan kontingen SD di Kota Tasikmalaya yang berhasil mengharumkan daerahnya dalam merawat bahasa Sunda. Salah satunya SDN Picungremuk menjadi juara kesatu cabang dongeng wanoja,” katanya kepada Radar, Senin (6/12/2021).

Sebab, sambung dia, adanya kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Jawa Barat ataupun Pasanggiri atau Lomba Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah (ABSD) tingkat Kota Tasikmalaya, sebagai upaya memberikan wadah bagi generasi muda dalam melestarikan bahasa dan sastra Sunda.

“Keberhasilan ini menjadikan semangat dan motivasi untuk anak-anak di masa mendatang agar lebih minat mempelajari dan mengembangkan bahasa dan budaya Sunda,” ujarnya.

Selanjutnya, bahasa dan sastra Sunda tidak hanya membangun pendidikan berkarakter, tapi juga mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai program yang mendidik dalam menunjang bakat dan minat generasi muda.

“Kegiatan tersebut untuk melestarikan bahasa Sunda sebagai bahasa leluhur yang patut dijaga kelestariannya. Selain itu sebagai ajang prestasi siswa,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Agus Permana SPd MM menjelaskan, siswa yang mendapatkan prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 jenjang SD tingkat Provinsi Jabar akan diusulkan untuk mendapatkan apresiasi dari pemerintah Kota Tasikmalaya. Itu sebagai upaya menghargai proses siswa.

“Kita sedang komunikasi dengan bidang Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan (PEP) untuk mengusulkan siswa yang prestasi kepada pemerintah Kota Tasikmalaya lewat surat. Semoga usulan bisa terealisasi pada tahun 2022,” ujarnya.

Kepala SDN 1 Picungremuk Kecamatan Kawalu Yeyen Marhaenia SPd menjelaskan, penting bagi sekolah untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Bahasa Sunda. Sebab saat ini generasi muda banyak yang sudah melupakan bahasa Sunda yang baik dan benar. “Usaha kita di sekolah dalam merawat bahasa dan budaya Sunda dengan membiasakannya. Minimal dengan ini tumbuh kecintaan bahasa Sunda pada mereka,” katanya.

Ketika siswa sudah suka bahasa Sunda tersebut, bisa didorong untuk prestasi seperti di ajang ABSD tingkat Kota Tasikmalaya dan Festival Tunas Bahasa Ibu 2021 jenjang SD tingkat Provinsi Jawa Barat. Dia pun mempersiapkan siswanya untuk mengikuti pembiasaan latihan bahasa Sunda sehingga mampu mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kita sudah disiapkan dari awal dengan latihan rutin, dengan mengiA­rimkan dua siswa yakni biantara dan dongeng ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Bersyukur salah satunya yakni Alika Radisti dari kelas IV menjadi juara 1 dongeng wanoja pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Jabar,” ujarnya. (riz)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: