Panglima TNI Tegaskan Operasi Penumpasan KKB di Papua Bakal Berlangsung Panjang,Mirip di Poso

Panglima TNI Tegaskan Operasi  Penumpasan KKB di Papua Bakal Berlangsung Panjang,Mirip di Poso

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan jika proses penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua akan berlangsung panjang atau lama. Sumber foto: capture video--

 

Radartasik, POSO – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan jika proses penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua akan berlangsung panjang atau lama. Pasalnya operasi yang dilakukan denga pola satuan dan berjalan lewat operasi penegakan hukum.

 

“Posisi kita sama seperti di Sulawesi Tengah (Poso,red) lewat pola satuan operasi, yang berjalan normal adalah operasi penegakan hukum, bekerja sama dengan Polri serta instansi lain,” kata Andika usai meninjau pos skotis Satgas Madago Raya di Poso, Jumat, 13 Mei 2022.

 

BACA JUGA:Viral, Video Polisi Sergap Pengedar Narkoba, Lari ke Gang di Jalan Sutsen, Kota Tasikmalaya, Terdengar Letusan

Ia menjelaskan yang menjadi salah satu pengaruh operasi penumpasan KKB akan berlangsung jangka panjang adalah penguasaan medan yang dominan oleh para kelompok KKB. Di sisi lain keterlibatan TNI sendiri dalam operasi itu, dikhususkan pada keamanan dan bersifat cukup terbatas sehingga pihaknya betul-betul bertindak dengan memperhatikan rambu-rambu operasi supaya tidak menimbulkan masalah baru.

 

“Kami menjaga pola operasi sesuai dengan rambu-rambu yang ada, untuk menjaga jangan sampai ada masalah baru ataupun masalah yang lebih besar lagi,” ujar Andika.

BACA JUGA:Dalam Pengaruh Miras Oplosan, Kakak-Adik di Tasikmalaya Berkelahi, Melerai, Ibu Kandung Malah Jadi Korban

 

Ia mengemukakan, terdapat dua kemiripan yang cukup menonjol antara operasi khusus penumpasan mujahidin Indonesia timur (MIT) di Poso dengan operasi khusus di Papua, yakni medan yang terbilang sulit.

 

“Variabelnya cukup banyak, dan tantangannya itu berbeda-beda, di Papua dan Poso hanya medan operasinya saja yang sulit,” tandas Andika.

 

Sumber: