Sertipikat Tanah Kini Didorong Jadi Akses Modal Alternatif bagi Pengusaha Mikro

Sertipikat Tanah Kini Didorong Jadi Akses Modal Alternatif bagi Pengusaha Mikro

Program LokaModal mendorong pemanfaatan sertipikat tanah untuk memperluas akses pembiayaan pengusaha mikro.-Umkm.go.id -

RADARTASIK.COM - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pemanfaatan Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebagai salah satu akses pembiayaan bagi pengusaha mikro di luar Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dilansir dari laman umkm.go.id, langkah tersebut dilakukan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) agar aset tanah yang sudah memiliki legalitas dapat dimanfaatkan untuk mendukung permodalan usaha.

Upaya itu diperkuat melalui program Lokomotif Akses Permodalan (LokaModal) yang digelar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).

Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Reghi Perdana mengatakan program tersebut membuka pilihan pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha mikro.

“LokaModal menjadi upaya kita untuk memperluas pembiayaan non-KUR bagi pengusaha mikro, sekaligus mendorong pemanfaatan aset yang dimiliki agar dapat mendukung akses pembiayaan,” ujar Reghi.

BACA JUGA:PKBM Tak Sekadar Ijazah, Peserta Didik Didorong Punya Keterampilan dan Jiwa Usaha

LokaModal merupakan bagian dari agenda Permodalan Non-KUR Tahun 2026 dengan sasaran 1.300 pengusaha mikro di lima wilayah.

Selain Cianjur, program serupa telah digelar di Kabupaten Ngawi dan Kota Jambi.

Menurut Reghi, kebutuhan pembiayaan UMKM di Cianjur tergolong besar.

Data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per 25 September 2026 mencatat penyaluran KUR di Jawa Barat mencapai Rp25,65 triliun kepada 443.501 debitur.

Sementara di Kabupaten Cianjur, penyaluran KUR tercatat Rp883,8 miliar kepada 17.896 UMKM.

SHAT Dibuka untuk Mendukung Permodalan

Kementerian UMKM menilai kebutuhan pembiayaan yang besar membuat akses permodalan perlu diperluas melalui berbagai skema.

BACA JUGA:Jawa Barat Jadi Pilot Project Program Pengurangan Sampah Pangan hingga 2045

SHAT kemudian didorong sebagai salah satu instrumen pendukung pembiayaan non-KUR sesuai kebutuhan dan skala usaha.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: