Immanuel Ebenezer Sebut Pencopotannya dari Komisaris Bukan soal Munarman, Tapi Karena Ada Menteri yang Dendam

Immanuel Ebenezer Sebut Pencopotannya dari Komisaris Bukan soal Munarman, Tapi Karena Ada Menteri yang Dendam

Radartasik.com, JAKARTA — Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Emmanuel Ebenezer menyebut pencopotan dirinya sebagai jabatan Komisaris Utama PT Mega Eltra, bukan murni karena membela mantan Sekjen FPI Munarman. Pria yang akrab disapa Noel itu menyebutkan, dirinya dipecat karena ada menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyimpan dendam kepada dirinya. 

Kok bisa? Pasalnya, Noel disebut kerap mengkritik kinerja menteri Jokowi dimaksud.

Ada dendam di lingkaran Menteri pak Jokowi kepada saya, karena saya sering mengkritik. Jadi pencopotan ini bukan murni karena membela Munarman,” kata Noel seperti dilanisr PojokSatu.id, Jumat (25/03/2022).

Kendati demikian, aktivis 98 itu mengatakan, tidak ada masalah pribadi dengan Presiden Jokowi.

“Dengan pak Jokowi tidak ada masalah, tapi masalahnya sama orang-orang lingkarannya,” ungkapnya.

Noel pun menegaskan akan selalu mendukung dan mengawal Presiden Jokowi sampai masa akhir jabatannya, kendati dirinya tidak  lagi diberikan jabatan di perusahaan BUMN. 

 “Meski dicopot dari Komisaris, tapi saya tetap mendukung pak Jokowi,” tutur Neol.

Untuk diketahui, Immanuel Ebenezer dicopot dari komisaris utama PT Mega Elektra, anak usaha PT Pupuk Indonesia. Pencopotan tersebut diduga usai dirinya menjadi saksi meringankan bagi Munarman yang jadi terdakwa kasus terorisme.

Immanuel Ebenezer diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 12 Juni 2021.

PT Mega Eltra merupakan anggota holding perusahaan plat merah, yakni PT Pupuk Indonesia (Persero). Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi dan keagenan, hingga industri cat.

“Bela Munarman kan tidak ada celahnya (kesalahan), dilindungi konstitusi, tidak melanggar, tidak juga mengganggu perusahaan,” kata Noel. (muf/pojoksatu)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: