Waduh...! Kata Pengamat Harga Gas 3 Kg Bisa Naik
Kamis 03-03-2022,19:00 WIB
Radartasik.com — Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, kenaikan harga LPG non subsidi menjadi sekitar Rp 15.500 per kilogram (kg) membuat masyarakat semakin tertekan. Bukan hanya krisis kesehatan, namun juga krisis ekonomi karena harga komoditas meningkat. Ini merespon kebijakan pemerintah beberapa hari lalu yang telah resmi menaikkan harga LPG non subsidi itu.
“Semua harga naik, masyarakat yang klenger. Menurut saya, pemerintah harus menjamin ketersediaan,” tutur dia kepada JawaPos.com, Kamis (3/3).
Ia mengatakan bahwa kenaikan salah satunya disebabkan karena akan ada momentum Bulan Suci Ramadhan. Namun, tidak dipungkiri juga fenomena ini adalah tata kelolanya yang tidak baik.
“Ini sebenarnya persoalannya ada di tata kelola yang lemah karena tidak transparan, lalu juga pengawasannya yang lemah, kemudian tidak ada kemauan politik untuk menstabilkan harga,” tuturnya.
Kenaikan harga LPG non subsidi disinyalir akan merembet kepada kenaikan gas subsidi, yakni gas 3 kg atau biasa disebut gas melon. Pasalnya, masyarakat akan beralih ke gas melon, dengan itu maka permintaan meningkat dan kemungkinan ada kelangkaan yang membuat harga naik.
“Bisa saja, tidak ada jaminan mereka tidak naik, itu akan dinaikkan dengan alasan stok sudah tidak ada, atau alasan kelangkaan dia akan naikkan, karena masyarakat menyerbu ke 3 kg kan karena yang 12 kg itu udah naik, ujung-ujungnya mereka akal-akalan lagi untuk naikin yang 3 kg, itu cuma trik-trik saja,” tandas dia.
Sebelumnya, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan bahwa LPG subsidi 3 kg tidak akan dinaikkan. Hal tersebut karena porsi konsumsinya besar, yakni sekitar 93 persen dari total konsumsi LPG nasional.
“Jadi meski tren CPA (contract price aramco) terus meningkat, LPG subsidi 3 kg tidak mengalami perubahan harga. Harga LPG subsidi 3 kg tetap mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” tegas dia. (jpg/try)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: