Polemik Wayang: Ganjar Pranowo Tanggapi Ceramah Khalid Basalamah
Selasa 22-02-2022,14:50 WIB
Radartasik.com, JAKARTA — Polemik wayang dalam ceramah Ustaz Khalid Basalamah menarik perhatian sejumlah kalangan. Tak terkecuali Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini merespons polemik
wayang melalui akun pribadinya
@ganjarpranowo.
Dalam video yang diunggah
@ganjarpranowo,
Ganjar Pranowo menyatakan dirinya mengingat Bupati Almarhum Mas Enthus.
”Beliau itu dalang. Tapi pada saat dalang, budayanya ada. Tapi ketika kemudian harus menyebarkan agama dengan kebaikan lewat
wayang juga ada,” ujarnya.
Dia melanjutkan
wayang sampai kapan pun akan kita pertahankan. ”Jadi kalau ada yang bilang
wayang suruh dibakar itu ya, diajari wayangan dulu,” sambung dia.
”Biar tahu bagaimana kayak Sunan Kalijaga dulu masuk juga itu,” tambah
Ganjar Pranowo.
Ganjar juga menulis
wayang merupakan budaya Indonesia yang telah diakui dunia Internasional.
”
Wayang kulit telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga,” tulisnya.
Namun, dia mengatakan, pengakuan dunia tersebut akan sia-sia saja jika masyarakat tidak melestarikan
wayang itu sendiri.
”Namun pengakuan dunia itu tak berarti jika kita sendiri tak peduli pada keberadaannya. Yuk belajar
wayang, mengenali setiap karakternya, serta meneladani sikap dan pikiran baik dari tokoh-tokohnya," katanya.
Gegara ceramah itu pula seorang pimpinan ponpes di Sleman Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah membuat pentas wayang dan menyindir Ustaz Khalid Basalamah.
Bahkan, artis sekaligus presenter Robby Tumewa melaporkan ustaz
Khalid Basalamah ke Bareskrim Polri dengan pasar ujaran kebencian.
Kemudian, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Wilayah Banyumas juga berencana melaporkan Ustaz
Khalid Basalamah ke Bareskrim Polri.
(FIN/lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: