Polemik Wayang: Ganjar Pranowo Tanggapi Ceramah Khalid Basalamah

Polemik Wayang: Ganjar Pranowo Tanggapi Ceramah Khalid Basalamah

Radartasik.com, JAKARTA — Polemik wayang dalam ceramah Ustaz Khalid Basalamah menarik perhatian sejumlah kalangan. Tak terkecuali Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini merespons polemik wayang melalui akun pribadinya @ganjarpranowo.

Dalam video yang diunggah @ganjarpranowo, Ganjar Pranowo menyatakan dirinya mengingat Bupati Almarhum Mas Enthus.

”Beliau itu dalang. Tapi pada saat dalang, budayanya ada. Tapi ketika kemudian harus menyebarkan agama dengan kebaikan lewat wayang juga ada,” ujarnya.

Dia melanjutkan wayang sampai kapan pun akan kita pertahankan. ”Jadi kalau ada yang bilang wayang suruh dibakar itu ya, diajari wayangan dulu,” sambung dia.

”Biar tahu bagaimana kayak Sunan Kalijaga dulu masuk juga itu,” tambah Ganjar Pranowo.

Ganjar juga menulis wayang merupakan budaya Indonesia yang telah diakui dunia Internasional.

Wayang kulit telah diakui UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity atau karya kebudayaan yang mengagumkan di bidang cerita narasi dan warisan budaya yang indah dan berharga,” tulisnya. 

Namun, dia mengatakan, pengakuan dunia tersebut akan sia-sia saja jika masyarakat tidak melestarikan wayang itu sendiri. 

”Namun pengakuan dunia itu tak berarti jika kita sendiri tak peduli pada keberadaannya. Yuk belajar wayang, mengenali setiap karakternya, serta meneladani sikap dan pikiran baik dari tokoh-tokohnya," katanya.

Polemik wayang diributkan ketika ceramah Ustaz Khalid Basalamah soal wayang tersebar di media sosial. Dalam ceramah itu, Ustaz Khalid Basalamah menyarankan agar wayang dibakar atau dimusnahkan jika dianggap tidak manfaat.


Gegara ceramah itu pula seorang pimpinan ponpes di Sleman Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah membuat pentas wayang dan menyindir Ustaz Khalid Basalamah.

Bahkan, artis sekaligus presenter Robby Tumewa melaporkan ustaz Khalid Basalamah ke Bareskrim Polri dengan pasar ujaran kebencian.

Kemudian, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Wilayah Banyumas juga berencana melaporkan Ustaz Khalid Basalamah ke Bareskrim Polri. (FIN/lan)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: