Warga Ancam Bawa Jenazah ke Balai Kota, Ini Sebabnya!

Warga Ancam Bawa Jenazah ke Balai Kota, Ini Sebabnya!

radartasik.com, TEGAL — Warga Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal mendesak Pemkot Tegal secepatnya merealisasikan lokasi tempat pemakaman umum (TPU) baru di wilayahnya.

Warga mengancam akan membawa jenazah ke Balai Kota Tegal, jika permintaan mereka tidak segera diwujudkan.

Ancaman itu terungkap saat Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin meninjau area yang sedianya akan dijadikan TPU.

Di hadapan Habib Ali, Ketua RW 09 Tansa Widodo mengatakan selama ini, warga dari empat wilayah bingung saat akan memakamkan warga yang meninggal dunia.

Antara lain warga di RW 09, 10, 11, dan 13. Lantaran, selama ini tidak tempat pemakaman. ”Karenanya kami berharap Pemkot Tegal segera merealisasikan TPU untuk wilayah kami,” katanya.

Jika tidak, kata dia, warga akan melakukan protes dengan cara membawa jenazah warga yang meninggal ke tempat Wali Kota Tegal bekerja.

Ketua RW 11 Sihono mengakui kondisi TPU di Blok Mejabung yang biasanya digunakan memakamkan warga dari empat wilayah itu sudah tidak bisa menampung jenazah.

Warga tidak mau memakamkan jenazah di TPU Panggung karena harus dibebani biaya sewa per tahun. 

Mereka beranggapan kalau dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, tentu kasihan. Karena, tidak mampu membayar sewa makam di Pemakaman Panggung.

”Bahkan pernah warga di sini akhirnya dimakamkan di Pangkah, Kabupaten Tegal,” ujar Sihono.

Menurut dia, pembangunan TPU sangat diperlukan warga dibanding proyek lainnya. Karena itu, warga sangat berharap Pemkot Tegal segera merealisasikannya TPU.

”Apalagi di RW 13 dulu sempat diwacanakan akan dibangun kawasan pemakaman umum,” tukas dia.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin meminta warga bersabar. Dari hasil tinjauan ke lahan di sebelah timur TPST, dia meyakini kawasan itu bisa diusulkan menjadi lokasi pemakaman umum.

”Hasil tinjauan ini akan kita bawa untuk dibahas lebih lanjut. Karenanya, kami minta kepada Ketua RW di sini membuat proposal tertulis tentang keinginan adanya TPU sehingga bisa dijadikan dasar untuk pembahasan di Dinas terkait,” pungkas Habib Ali.

Jika sudah terealisasi, dia berharap agar tempat pemakamannya dibuat dengan menghilangkan kesan angker dan menyeramkan. (FIN)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: