Imlek 2022: Menteri Agama Minta Umat Konghucu Patuhi Hal Ini
Sabtu 29-01-2022,20:52 WIB
radartasik.com, JAKARTA — Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, penularan Covid-19 beserta varian barunya seperti Omicron mulai menanjak di Indonesia dalam beberapa pekan ke belakang.
Karena itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan umat Konghucu agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat saat merayakan Tahun Baru
Imlek 2573 Kongzili.
”Mari rayakan
Imlek tahun ini dengan kesederhanaan dan jalankan prokes tanpa mereduksi maknanya,” ujar Menag Yaqut dalam keterangan persnya, Sabtu (29/1/2022).
Mantan Ketua GP Ansor itu mengaku telah menandatangani Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2022 tertanggal 25 Januari 2022 sebagai panduan penerapan prokes saat perayaan
Imlek.
Menag pun berharap SE itu bisa dijalankan umat Konghucu demi keamanan bersama. ”Mari saling mengingatkan akan pentingnya menjaga prokes ini di berbagai kondisi termasuk saat merayakan
Imlek,” tutur dia.
SE Nomor SE 02 Tahun 2022 berisi tentang panduan teknis pelaksanaan Hari Raya Tahun Baru
Imlek 2573 Kongzili.
Prinsipnya, hari raya itu bisa dilaksanakan di semua kelenteng, miao, litang, atau xuetang dengan catatan harus digelar secara terbatas.
Maksimal kehadiran umat di lokasi sebesar 10 persen dari kapasitas tempat perayaan. Kemudian umat tidak dianjurkan untuk keluar kota dan/atau mudik.
Kementerian Agama meminta agar
Imlek di tengah suasana pandemi Covid-19 dirayakan dengan sederhana, terbatas, dan menghindari keramaian.
Perayaan Hari Raya Tahun Baru
Imlek 2573 Kongzili wajib dikoordinasikan dengan Satuan Tugas Covid-19 di lingkungan masing-masing.
Kemenag dalam SE 02 Tahun 2022 mengimbau agar umat mengutamakan kegiatan berbagi kepada sesama dan membantu masyarakat saat hari raya.
Tak Ada Perayaan
Saat
Imlek nanti, tidak ada acara khusus yang bakal digelar kelenteng Tri Dharma Sumber Naga Jalan WR Supratman Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Mereka hanya melakukan persiapan
Imlek yang jatuh pada 1 Februari mendatang. Hanya bersih-bersih di semua kawasan kelenteng. Sama seperti tahun sebelumnya, pandemi masih menjadi alasannya.
Seperti yang diungkapkan Ketua II kelenteng Tri Dharma Sumber Naga Herfan Sujianto. Menurutnya, menginjak acara
imlek yang akan digelar Februari mendatang, di kelenteng Sumber Naga tersebut tidak ada acara. Namun untuk kegiatan sembahyang masih ada.
”Jadi untuk acara
imlek tidak ada. Seperti acara wayang kulit, tari-tarian, barongsai dan juga kegiatan lainnya, ditiadakan. Hanya ada kegiatan sembahyang. Itu pun sesuai dengan anjuran satgas covid untuk jemaatnya dibatasi,” kata dia.
(jpnn/JawaPos/lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: