Polisi Evakuasi 17 Jenazah di Tempat Karaoke
Selasa 25-01-2022,17:10 WIB
Radartasik.com — Kabag Ops Polres Sorong Kota Kompol Edward Martua Pandjaitan mengatakan, hasil olah TKP tim dokter dan Satuan Reskrim serta Polsek Sorong Timur dilaporkan ada 17 jenazah dalam keadaan terbakar. Para korban terjebak di dalam karaoke Doubel0 akibat pertikaian antar dua kelompok warga.
Identitas 17 korban jiwa tersebut belum bias diketahui. Saat ini, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Sele be Solu untuk proses identifikasi lebih lanjut.
”Kami juga sedang minta informasi serta mencari informasi dari masyarakat sekitar yang merasa kehilangan keluarga di lokasi kejadian agar melapor guna membantu proses identifikasi jenazah,” tambah Edward Martua Pandjaitan, Selasa (25/1).
Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Kota Sorong, Papua Barat, guna mengantisipasi bentrok susulan di daerah tersebut.
”Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah tidak ada aksi balasan atau aksi lainnya,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Menurut Dedi, setelah kejadian bentrok tersebut, Polda Papua Barat beserta jajaran telah melakukan pertemuan dengan perwakilan kedua kelompok yang bertikai. Tujuan pertemuan itu untuk mencegah serta tidak melakukan aksi apa pun.
”Polsek Sorong Timur telah melakukan pertemuan dengan dua kelompok tersebut,” ujar Dedi.
Dia mengatakan, polisi juga telah melakukan penyelidikan serta penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari peristiwa yang mengakibatkan belasan orang meninggal dunia.
”Penyelidikan melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memproses tuntas kasus kejadian ini. Selain itu, jajaran juga menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap mantan Kapolda Kalimantan Tengah tersebut. (antara/jpg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: