4 Presiden Bicara Pemindahan Ibu Kota Negara

4 Presiden Bicara Pemindahan Ibu Kota Negara

radartasik.com, RENCANA Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia dari Jakarta bukan barang baru. Seperti dikutip dari Buku Saku Pemindahan Ibu Kota Negara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Juli 2021.

Pada tahun 1957 atau sekitar 64 tahun lalu, Presiden RI Soekarno menggagas pemindahan Ibu Kota Negara ke Palangka Raya (Kalimantan). Presiden pertama Indonesia itu berbicara saat meresmikan kota tersebut sebagai Ibu Kota Kalimantan Tengah.

Pada tahun 1997 atau sekitar 40 tahun setelah Bung Karno menyampaikan gagasan pemindahan IKN, Presiden Soeharto mengeluarkan Keppres Nomor 1 tahun 1997 tentang Koordinasi Pengembangan Kawasan Jonggol sebagai Kota Mandiri. Dimaksudkan awalnya untuk pusat pemerintahan.

Selanjutnya, tahun 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyodorkan skenario mempertahankan Jakarta sebagai Ibu Kota Negara namun direncanakan dan dibangun benar-benar atau memindahkan pusat pemerintahan keluar dari Jakarta.

Nah, tahun 2019, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyampai, ”Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari bapak/ibu anggota dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama pada seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan Ibu Kota Negara kita ke Pulau Kalimantan.”

Sekarang pemindahan IKN sudah terwujud. Payung hukum untuk perpindahan IKN adalah Rancangan Undang-Undang IKN yang menjadi pembahasan di Program Legislasi Nasional (Proglenas) Prioritas 2021.

Di dalamnya termasuk pembentukan Otorita IKN sebagai lembaga pemerintah yang melaksanakan, mengawasi, dan mengatur segala hal terkait pembangunan dan pengembangan IKN. Selain itu, akan disusun peraturan pelaksana setingkat peraturan presiden untuk mengatur beberapa hal. (lan)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: