Tiket Capres Terbuka bagi RK

Tiket Capres Terbuka bagi RK

radartasik.com, JAKARTA - Selain Menteri Sosial Tri Rismaharini, satu lagi calon kepala otorita Ibu Kota Negara (IKN) yang berlatar belakang arsitek adalah Ridwan Kamil (RK).


Gubernur Jawa Barat ini merupakan arsitek top Indonesia. Tidak sedikit yang menyebut Ridwan Kamil yang akan dipilih Presiden Joko Widodo sebagai calon kepala otorita IKN.

Jokowi tentu saja sudah sangat mengenal Ridwan Kamil. Calon kepala otorita IKN nantinya diharapkan mampu menjadikan IKN sebagai ikon Indonesia. Tentu lewat karya-karya yang monumental.

Untuk urusan ini, Ridwan Kamil jagonya. Selama ini, dia dikenal di dunia internasional bukan sebagai Wali Kota Bandung atau Gubernur Jawa Barat.

Tapi lewat desain arsitekturnya yang fenomenal. Di antaranya Marina Bay Waterfront Master Plan di Singapura, Ningbo Newtown, Beijing Finance Street superblock dan Beijing Finance Street di China, design di Jeddah Town, Al Noor Ecopolis di Syria serta Museum Tsunami Aceh di Indonesia.

Dikutip dari Wikipedia, Ridwan Kamil diketahui lulusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) 1990-1995. Kemudian, Master of Urban Design di University of California, Berkeley 1999-2001.

Dia pernah berkarier sebagai arsitek profesional di berbagai firma di Amerika Serikat. Setidaknya ada 44 karya arsitektur di sejumlah provinsi di Indonesia yang lahir dari idenya. Belum lagi, karyanya di luar negeri. Puluhan penghargaan internasional juga pernah diraihnya. Mayoritas kategori pemenang pertama.

Saat menjadi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mempraktekkan ilmunya untuk mendesain kota. Bahkan setelah menjadi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga masih menyempatkan diri untuk mendesain sejumlah bangunan.

Jika melihat reputasi arsitek yang mentereng itu, apakah Ridwan Kamil yang nanti ditunjuk Jokowi? “Kalau salah satu kriterianya arsitek, dan pernah menjadi kepala daerah, tentu Ridwan Kamil,” ujar Founder lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Apabila kelak benar Ridwan Kamil dipilih sebagai Kepala Otorita IKN, maka daya tawarnya sebagai calon presiden (capres) juga tinggi. Peluangnya maju sebagai capres pada 2024 sangat terbuka lebar.

“Saya melihat ini kesempatan luar biasa. Namun, di sisi lain bebannya juga sangat berat. Sehingga tidak boleh gagal. Kalau berhasil, tiket capres terbuka. Sebaliknya jika gagal, tertutup kemungkinannya untuk menjadi capres,” tukasnya.

Menurutnya, Kepala Otorita IKN yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, sangat mungkin mendapat dukungan dari Jokowi untuk maju pada 2024. “Ini peluang emas. Jadi sebaiknua fokus saja bekerja. Kita lihat siapa nanti yang akhirnya ditunjuk presiden menjadi kepala otorita IKN,” paparnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menyebut Ibu Kota Negara (IKN) yang bernama Nusantara akan dipimpin kepala otorita berlatar belakang arsitek.

Selain itu, calon kepala otorita IKN juga pernah menjadi kepala daerah di wilayah lain. Namun, Jokowi memang belum mau membocorkan nama ataupun inisial calon kepala otorita IKN tersebut.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil memilih tidak banyak berkomentar. Dirinya tidak mau berandai-andai. Namun, siapapun yang dipilih Presiden Joko Widodo, menurutnya harus bisa membangun IKN dengan seoptimal mungkin.

“Saya tidak mau berandai-andai. Belum pasti saya juga. Saya baru baca tadi malam, kriteria kepala daerah arsitek kan enggak hanya saya,” katanya, Kamis (20/1/2022).

Kang Emil kembali menegaskan, jika ia enggan berandai-andai. “Tapi, siapa pun yang terpilih harus maksimal membangun ibu kota yang diputuskan pindah ke Kalimantan. Jadi saya tidak mau 'geer', tidak mau berandai-andai, takut salah,” ujarnya.

Disinggung soal kesiapan nyapres, Kang Emil menyebut fokusnya saat ini masih menuntaskan janji politik sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.

“Saya belum bisa menjawab, saya masih gubernur Jawa Barat. Saya belum bisa menjawab hal yang belum pasti. Saya tidak mau berandai-andai,” ucap Emil menegaskan. (kh/fin)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: