26 Dukun Cari Faris Alga yang Hilang Tahun 2020
Sabtu 08-01-2022,21:30 WIB
Radartasik.com, LOMBOK — Sebanyak 26 dukun dilibatkan untuk membantu mencari Moh Faris Alga, anak usia 9 tahun yang dinyatakan hilang sejak tahun 2020 oleh pihak keluarga.
Kakek dari Faris, Amaq Melaye mengatakan cucunya
hilang sekitar September 2020. Saat itu Faris bermain bersama teman-temannya. Namun, anak tersebut tidak kunjung kembali ke rumah.
Amaq, tetangga dan keluarga mencari ke mana-mana. Namun Faris yang merupakan penduduk Desa Kidang Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak ditemukan.
Untuk mencari Faris, keluarganya mendatangkan paranormal, tetapi tidak membuahkan hasil. Keluarga akhirnya pasrah dan menyatakan Faris telah
hilang.
”Lebih dari 26
dukun yang saya gunakan, tetapi Faris tidak kunjung ditemukan,” ujar Amaq Melaye.
Setelah 17 bulan, Faris ditemukan di area Sirkuit
Mandalika oleh anggota Brimob Lombok Tengah Brigadir Safi'i Apriadi yang sedang melaksanakan pengamanan di lokasi Sirkuit
Mandalika.
Komandan Kompi Brimob Lombok Tengah
AKP Sandro Dwi Rahadian mengatakan penemuan Moh Faris Alga bermula saat Brigadir Safiii Apriadi sedang melaksanakan tugas pengamanan di area Sirkuit
Mandalika bersama rekan kerjanya.
Brigadir Safi'i melihat anak dan seorang laki-laki (Narep) terbaring lemas di pinggir Sirkuit
Mandalika. Brigadir Safi'i dengan sigap menghampiri mereka.
Setelah didekati, Brigadir Safi'i rupanya mengenal Narep yang merupakan teman masa kecilnya dan tetangga satu desanya.
”Brigadir Safi'i langsung merangkulnya, bersama anak tersebut dibawa ke pos penjagaan dan memberikan makan terhadap keduanya,” ucap
AKP Sandro.
Saat melihat bocah tersebut sedang makan, Brigadir Safi'i teringat jika di desanya telah
hilang seorang anak sekitar 1,5 tahun lalu. Wajahnya mirip dengan bocah di depannya.
Brigadir Safi'i mencari kontak tetangga Faris untuk dihubungi dan memastikan apa betul dia adalah bocah yang
hilang sekitar 1,5 tahun lalu.
Setelah dirasa semuanya cukup, Brigadir Safi'i mengantarkan bocah tersebut kepada pihak keluarga.
Sesampainya di tempat keluarga, Faris disambut isak tangis dan rasa haru yang mendalam dari pihak keluarga maupun kerabatnya.
”Bocah yang ditemukan tersebut adalah Moh Faris Alga yang
hilang 17 bulan lalu,” kata
AKP Sandro Dwi Rahadian.
Lalu ke mana saja Faris selama 17 bulan? Moh Faris Alga mengaku dibawa Narep ke Jawa Tengah dengan berjalan kaki, terkadang naik truk.
Untuk makan, Alga terkadang menjual petai dan membersihkan taman. Faris diberi makan oleh pemilik taman. Kalau tidur, Faris bersama Narep kerap rebahan di rumah kosong.
Narep adalah tetangga Moh Faris. Dia bisa dikatakan kurang normal dan suka dengan anak kecil sebagai teman bermain. (ant/lia/jpnn/lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: