Ngeledek, OPM Tantang TNI-Polri Perang Terbuka
Senin 03-01-2022,13:20 WIB
Radartasik.com, PAPUA — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali melontarkan tantangan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bahkan kali ini tantangan OPM kepada TNI itu disampaikan secara terang-terangan dengan melakukan pengibaran bendara Bintang Kejora.
Juru Bicara Komnas TPNPB-
OPM Sebby Sambom menyatakan, pengibaran bendera
Bintang Kejora dilakukan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Intan Jaya. Pengibaran itu dilakukan pasukan
OPM di bawah Komandan Operasi Undius Kogeya.
“Pasukan TPNPB di bawah Komandan Operasi Undius Kogeya telah mengibarkan bendera
Bintang Kejora di tiga lokasi di Kabupaten Intan Jaya,” kata Sebby Sambom dalam keterangan tertulis, Minggu (02/01/2022)
Akan tetapi, pengibaran bendera
Bintang Kejora itu tidak dilakukan secara bersamaa. Pengibaran
Bintang Kejora dilakukan pada Jumat 31 Desember 2021 tepat pukul 00:55 WIB hingga Sabtu 1 Januari 2022.
Dengan ini,
OPM menyatakan tantangan untuk melanjutkan perang dengan
TNI pada 2022. “Tembak-tembakan peringatan telah dikeluarkan dengan tujuan untuk mengajak
TNI-Polri siap melanjutkan perang pada 2022,” tantangnya.
Sebby Sambom menyebut, ada beberapa pasukan yang memimpin pengibaran
Bintang Kejora. Di antaranya Ruben kobogau, Oni Kobogau, Enos Tipagau, Abeni Kobogau, dan Undius Kogoya. Sebby Sambom juga menyatakan,
OPM akan memperluas daerah operasi perang.
“Saya dan pasukan saya memperluas daerah operasi perang TPNPB dan saya minta kodap-kodap lain dari 34 kodap Sorong sampai Merauke,” tegasnya.
Terakhir, Sebby Sambom menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melawan pasukan
TNI-POlri. Bahkan,
OPM melayangkan tantangan agar pasukan
TNI-Polri datang ke Papua. “
TNI-Polri silakan datang, kami siap layani Anda,” pungkas Sebby Sambom. (ruh/pojoksatu)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: