Salip Tronton Pemotor Tewas Terlindas

Salip Tronton Pemotor Tewas  Terlindas

Radartasik.com — Tiyanto, pengendara Honda GL bernopol W 3588 SX, menabrak besi pengaman dari truk tronton yang disalipnya. Nahas, pemuda 23 tahun asal Ledug, Kecamatan Prigen, itu tergelincir hingga terlindas truk tersebut.

Informasinya, sekitar pukul 20.00, Kamis (30/12), Tiyanto berkendara dari arah selatan menuju utara di ruas jalan nasional Malang—Surabaya. Atau, rute dari Pandaan menuju Gempol. Sampai di kawasan Desa Kepulungan, Gempol, dia hendak mendahului truk tronton di depannya.

Jalurnya sudah betul. Sebab, Tiyanto hendak menyalip dari sisi kanan. Entah bagaimana awalnya, sepeda motor pemuda itu tiba-tiba membentur median jalan. Yang celaka, setelah Honda GL yang dikendarainya membentur median jalan, tubuh Tiyanto terpental ke kiri. Sepeda motor menabrak besi pengaman di sisi kanan truk. Begitu pula tubuhnya. Terjadi benturan keras.

Sopir truk, Wahyu Bibit, tidak tahu ada sepeda motor membentur truknya. Lelaki 56 tahun asal Karangjati, Pandaan, itu mendapati tubuh Tiyanto di sisi truk bernopol AD 1422 QU yang disopirinya. Korban sudah tergeletak.

”Motor korban menabrak median, kemudian oleng ke kiri mengenai besi pengaman kolong tronton. Kronologinya seperti itu,” kata Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda M. Yusuf.

Tiyanto segera ditolong. Didapati tubuhnya terluka di bagian perut. Namun, darah segar keluar dari mulut dan hidungnya. Warga lantas membawa korban ke RS Bhayangkara, Watukosek, Gempol. Namun, di rumah sakit, Tiyanto mengembuskan napas terakhir.

”Pengendara motornya luka parah dan meninggal di rumah sakit,” tambah Yusuf.

Malam itu juga, tim Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan didampingi petugas Unit Lantas Polsek Gempol langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengamankan dua kendaraan yang terlibat laka maut ini ke Poslantas Polsek Gempol. ”Kecelakaan terjadi karena pengendara motor kurang hati-hati,” ujarnya. (zal/far/jpg) 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: