Pengamat Pendidikan: Sebaiknya Program Kuota Internet 2022 Berlanjut
Kamis 30-12-2021,18:10 WIB
Radartasik.com — Program bantuan kuota data internet merupakan salah satu dukungan pemerintah untuk membantu warga pendidikan menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, pada 2022 mendatang bantuan tersebut tidak akan diberikan.
Pasalnya, pada semester baru, satuan pendidikan akan mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas setiap hari. Maka dari itu, bantu kuota gratis tidak lagi dikirimkan dan berakhir tahun ini.
Meski begitu, Pengamat Pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefijanto mengatakan, sebaiknya program tersebut tetap dilanjutkan dengan porsi kuota yang dikurangi. Mengingat bahwa bantuan ini sangat direspon positif.
“Anak-anak itu tetap harus memakai kegiatan belajar mengajar secara daring sekaligus memperkaya PTM, itu kan lebih seru kalau yang ada sifatnya daring. Porsi kuota dikurangi, tapi mereka tetap PTM,” jelas dia kepada wartawan, Kamis (30/12).
Menurtnya, penggunaan teknologi itu perlu terus dilakukan. Saat ini pun, semua guru juga sudah terbiasa menggunakan kombinasi belajar offline dan online.
“Tidak di-nol-kan sama sekali harusnya (kuota gratis), perlu ada bantuan agar tercipta pembelajaran hybrid, saya percaya materi digital bisa memperkaya PTM. Selama pandemi, melakukan pembelajaran daring, itu manfaatnya besar untuk memperkaya proses pembelajaran,” jelas dia.
Selain itu, ia meminta agar Kemendikbudristek tidak menyamaratakan permasalahan yang ada. Semua harus dilihat per masing-masing daerah.
“Saran buat pemerintah, melihat secara tidak digeneralisasi, tapi dilihat per wilayah sehingga lebih tepat sasaran penggunaan anggaran,” pungkasnya. (jpg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: