Yenny Wahid Gadeng PBB Deklarasikan Desa Damai

Yenny Wahid Gadeng PBB Deklarasikan Desa Damai

Radartasik.com — Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid bersama dengan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan UN Women bersinergi untuk membentuk konsep Desa Damai. Sampai saat ini sedikitnya 16 desa yang sudah dideklarasikan sebagai Desa Damai.

Deklarasi yang dilakukan Yenny bersama Bupati Sleman sengaja dilakukan pada 21 September lalu, bertepatan dengan Hari Perdamaian Dunia. Dalam peresmian sekaligus deklarasi tersebut dinyatakan bahwa Desa Damai merupakan bentuk penguatan peran perempuan di berbagai bidang.

“Kami percaya, pembentukan Desa Damai bisa berperan penting untuk menguatkan ketahanan desa,” ujar Yenny Wahid dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Jumat (19/11).

Yenny menyebut, program Desa Damai yang telah digagas sejak lama ini memang mengutamakan pembangunan ekonomi desa dan pemberdayaan perempuan. Hal ini bisa terlihat melalui pembentukan kelompok kerja yang keanggotaannya minimal 30 persen perempuan.

Lagi pula, kata Yenny, pembangunan ekonomi dan pemberdayaan perempuan diyakini memegang peranan penting dalam menangkal intoleransi dan radikalisme. Program Desa Damai diharapkan dapat menjaga masyarakat dari bahaya-bahaya yang dapat memecah persaudaraan dan kebangsaan.

Apalagi saat ini, lanjutnya, gejala intoleransi dan radikalisme kini sudah menjalar hingga ke pelosok desa di Indonesia. Keberadaan media sosial menjadi salah satu kontributor mewabahnya intoleransi melalui hoaks dan fitnah.

Namun jika diberdayakan desa-desa yang ada di Indonesia sebenarnya memiliki 'penawar' sendiri untuk permasalahan ini. Penawar itu, kata Yenny, yakni kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai gotong-royong dan persaudaraan di tengah keragaman.

“Program Desa Damai meliputi dua hal, pertama, pemberikan askes permodalan dan pelatihan wirausaha melalui pembinaan perempuan dan kedua, pelatihan bagi masyarakat desa untuk melihat potensi konflik yang bersumber pada intoleransi,” ujarnya. (jpg)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: