Evaluasi Program Presisi, Inovasi Aplikasi Perbaiki Layanan Publik
Selasa 16-11-2021,20:30 WIB
Radartasik.com — Posko PRESISI Mabes Polri menggelar rapat analisa evaluasi (anev) Triwulan III Program Prioritas Kapolri (PPK), Senin (16/11) malam. Dalam rapat itu, diikuti oleh seluruh Kapolda melalui virtual meeting, dan dipimpin oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Agung Budi Maryoto.
Rapat juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri, meliputi Asrena Polri Irjen Pol. Wahyu Hadiningrat selaku Penanggung Jawab Posko Presisi dan Wakil penanggung jawab 1 As SDM Kapolri, Wakil penanggung Jawab 2 Asops Kapolri, Wakil Penanggung jawab 3 Kadivpropam dan Kadiv TIK Polri Irjen Pol. Slamet Uliandi selaku Kaposko Presisi.
Sejumlah catatan dan apresiasi kinerja diungkap, sebagai fakta empirik implementasi PPK sepanjang triwulan III tahun 2021. “Pelaksanaan triwulan III sudah baik, namun masih terdapat 4 Polda dengan capaian di bawah 100 persen, yaitu Polda Papua, Polda Aceh, Polda NTT, dan Polda Sultra,” ujar Agung Budi Maryoto dalam keterangan tertulis, Selasa (16/11).
Dalam penuturannya, Agung menekankan pentingnya komitmen perbaikan implementasi PPK di tingkat wilayah, sebab kinerja Polri dinilai langsung oleh masyarakat. Mekanisme monitoring dan evaluasi secara rutin di tingkat Polda jajaran yang dilakukan secara rutin merupakan kunci untuk melihat kendala, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
“Isu negatif yang berkembang di masyrakat juga turut menjadi pemicu turunnya tren kinerja. Agar pimpinan memastikan pelaksanaan PPK secara substansial, tidak proforma ataupun hanya sekadar dokumen saja. Sehingga diharapkan dalam triwulan IV seluruhnya dapat mencapai 100 persen,” ujarnya.
Bagian dari evaluasi, kata dia, apresiasi diberikan terhadap sejumlah inovasi aplikasi dalam mendukung PPK, yang hasilnya mulai dirasakan sepanjang triwulan III.
Irjen Wahyu Hadiningrat selaku penanggung jawab Posko Presisi mengungkapkan inovasi aplikasi memberi dampak perbaikan layanan masyarakat maupun pemantapan mekanisme internal kepolisian. Adapun inovasi aplikasi yang mendapat apresiasi pada triwulan ini meliputi E-PZI, Asap Digital Nasional, E-SOP Polri, Imbas Cepat Polri, dan Samsat Digital Nasional.
“Aplikasi ASAP mendapatkan apresiasi, dikarenakan penanganan kebakaran hutan menjadi atensi dan telah dipaparkan oleh Bapak Wakapolri di konferensi tingkat dunia di United Kingdom,” jelasnya.
Lebih rinci, Wahyu menerangkan berbagai inovasi aplikasi lainnya seperti SIM Online, DUMAS Presisi, dan E-tilang menjadi aplikasi dengan apresiasi terbanyak di masyarakat. “Dari berbagai apresiasi yang dicatatkan dalam Anev triwulan III ini, survey publik mencatatkan Polda Bali dan Polda Metro Jaya mencatatkan kepuasan publik yang tinggi. Artinya dalam persepsi masyarakat, kedua Polda ini adalah yang terbaik,” pungkas Wahyu. (jpg)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: