Pelatihan Barista di Tasikmalaya Jadi Bekal Kerja dan Modal Buka Usaha Kopi

Pelatihan Barista di Tasikmalaya Jadi Bekal Kerja dan Modal Buka Usaha Kopi

Pelatihan barista di Chronos Coffee Kota Tasikmalaya membekali peserta dengan keterampilan di bidang kopi.-Radartasik.id -

RADARTASIK.COM - Perkembangan kafe di Kota Tasikmalaya membuka kebutuhan baru terhadap tenaga kerja yang memiliki keterampilan sebagai barista.

Kondisi tersebut menjadi salah satu latar digelarnya Pelatihan Barista di Chronos Coffee, yang dilansir dari laman radartasik.id, melalui kolaborasi BBPVP Bandung, Disnaker Kota Tasikmalaya dan Chronos Coffee.

Pengelola Chronos Coffee Karim mengatakan pelatihan itu diarahkan untuk meningkatkan keterampilan peserta yang ingin bekerja atau mengembangkan usaha di bidang kopi.

Dalam setiap batch, pelatihan diikuti 16 peserta dengan Ryan Firmansyah sebagai instruktur.

BACA JUGA:Ribuan PPPK Paruh Waktu di Garut Diperpanjang Kontraknya, 109 Orang Tak Dilanjutkan

”Dalam setiap batch, pelatihan diikuti 16 peserta dengan Ryan Firmansyah sebagai instruktur. Materi yang diberikan mencakup peracikan dasar minuman kopi, mulai dari pemahaman mengenai kopi hingga teknik penyajian,” paparnya, Selasa (29/8/2026).

Peserta juga memperoleh sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah mengikuti pelatihan.

Karim menyebut peluang kerja sebagai barista ikut terbuka seiring bertambahnya bisnis kafe di Kota Tasikmalaya.

“Data tahun 2025 yang tercantum dalam materi pelatihan mencatat terdapat 496 kafe di Kota Tasikmalaya,” kata dia.

BACA JUGA:Kementerian Koperasi Dorong Koperasi Berbasis Masjid Diperluas ke Seluruh Indonesia

Keterampilan Barista Tak Hanya Meracik Kopi

Menurut Karim, seorang barista perlu menguasai berbagai kemampuan selain membuat minuman kopi.

Kemampuan tersebut mencakup pemahaman bahan baku, teknik peracikan, penggunaan peralatan, konsistensi produk, kebersihan hingga pelayanan.

Pelatihan di Chronos Coffee juga memberi peserta kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja yang berkaitan langsung dengan profesi barista.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal tambahan sebelum peserta memasuki dunia kerja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait