Mahasiswa Profesi Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hadirkan Tiga Program Inovasi di Desa Sukaharja

Mahasiswa Profesi Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hadirkan Tiga Program Inovasi di Desa Sukaharja

Mahasiswa Profesi Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Hadirkan Tiga Program Inovasi di Desa Sukaharja--

SARIWANGI, KABUPATEN TASIKMALAYA – Komitmen mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri ditunjukkan oleh mahasiswa Profesi Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Tasikmalaya saat menjalankan Asuhan Kebidanan Komunitas di Desa Sukaharja, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya.

Di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Meti Megawati, S.S.T., M.P.H., para mahasiswa secara resmi meluncurkan tiga program inovasi unggulan, yaitu PELUK BUMIL, SIAP DARAH, dan GEMPOK, pada Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan peluncuran ini dihadiri langsung oleh seluruh sasaran ibu hamil di Desa Sukaharja beserta suami atau keluarga pendamping, kader pendamping ibu hamil, calon pendonor darah bagi ibu hamil, aparatur Pemerintah Desa Sukaharja, bidan desa, serta perwakilan dari Puskesmas Sariwangi. 

Peluncuran inovasi ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang telah diselenggarakan pada 22 September 2026. Dalam musyawarah tersebut, tingginya risiko serta prevalensi anemia pada ibu hamil disepakati oleh aparatur desa, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat sebagai prioritas utama masalah kesehatan yang harus segera diatasi.

Berikut tiga program inovasi yang diusung oleh para mahasiswa:

1. PELUK BUMIL (Peduli Keluarga dan Kader Pantau Ibu Hamil Cegah Anemia) oleh Neni Nurzakiyah

Program ini berfokus pada pelibatan aktif keluarga—terutama peran suami dan keluarga—bersama kader pendamping keluarga dalam memantau kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD), memastikan kecukupan gizi harian, serta memberikan dukungan fisik dan psikologis kepada ibu hamil. Pemberian edukasi dilaksanakan dengan menggunakan media edukasi video tentang anemia dan peran pemdamping.

     

2. SIAP DARAH (Siapkan Pendonor Darah Pada Ibu Hamil ) oleh Maya Nurhayati

Program kesiapsiagaan darurat ini mendata dan memetakan calon pendonor darah siaga khusus bagi setiap ibu hamil. Inisiatif ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan pendonor yang tepat waktu saat terjadi kegawatdaruratan atau perdarahan pada masa persalinan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan langsung memeriksa golongan darah pada calon pendonor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: