KDM Minta Pembangunan Pusat Data AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Karena AMDAL dan PBG Belum Terbit
Pembangunan pusat data AI di kawasan Jatiluhur dihentikan sementara karena AMDAL dan PBG belum terbit.-PPID Jabarprov-
RADARTASIK.COM - Pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau AI di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, dihentikan sementara karena dokumen AMDAL dan PBG belum diterbitkan.
Dilansir dari laman jabarprov.go.id, penghentian tersebut dilakukan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta pembangunan tidak dilanjutkan sebelum seluruh persyaratan perizinan dipenuhi.
Dedi meminta BDX Data Centers selaku pihak yang membangun proyek segera melengkapi dokumen yang diperlukan.
Menurutnya, AMDAL dan PBG menjadi persyaratan penting sebelum pembangunan pusat data AI diteruskan.
BACA JUGA:ASUS Vivobook S14 Terbaru Resmi Hadir, Bawa Intel Core 7 dan RAM 16 GB
"PBG dan AMDAL belum keluar. Jangan dulu berjalan proyeknya. Berhentikan dulu pembangunannya," kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Rabu (30/9/2026).
Dedi juga meminta konsultan proyek menyerahkan persyaratan kepada Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar proses penerbitan AMDAL dan PBG dapat dilakukan.
Kajian Dampak Proyek Diminta Terbuka
Selain kelengkapan dokumen, Dedi meminta kajian proyek dapat diketahui masyarakat.
Perhatian tersebut terutama diarahkan pada potensi kebisingan dan kebutuhan air dari Waduk Jatiluhur.
BACA JUGA:25 Ribu Pendamping Desa Disiapkan Jadi Agen Perlinsos, Data Bansos Jadi Fokus
Ia meminta konsultan memastikan operasional pusat data AI nantinya tidak mengganggu pemanfaatan air waduk untuk kebutuhan petani.
Pusat data AI tersebut dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter.
Pembangunan proyek diketahui telah dimulai sejak 22 September 2026.
Pusat data tersebut direncanakan memiliki kapasitas daya listrik hingga 640 megawatt.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: