Dukung UMKM Tembus Pasar Ekspor, BRI Jalin Kerja Sama Bersama LPEI
Rabu 13-04-2022,19:10 WIB
Reporter:
|
Editor:
ocean
radartasik.com, JAKARTA – Pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah didorong untuk memperluas pangsa pasar hingga ke internasional.
Untuk mendukung hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerja sama bersama Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia (
LPEI) dalam penyediaan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan.
Kerja sama tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama
BRI Sunarso dan Direktur Utama
LPEI Rijani Tirtoso di BRILian Innovation Center, Jakarta, Rabu (13/4/2022).
MoU ini akan menjadi payung untuk berbagai peluang kerja sama seperti penjaminan
kredit, asuransi
ekspor, fasilitas
kredit/credit line, tresuri, correspondent banking, trade finance & service, pelaporan rekening khusus devisa hasil
ekspor (DHE) dan devisa pembayaran impor (DPI), berbagai layanan perbankan, hingga jasa konsultasi untuk meningkatkan
ekspor nasional.
Selain itu, dilakukan pula perjanjian kerja sama (PKS) di bidang penjaminan nasabah
BRI dalam transaksi
ekspor serta international services oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Treasury and Global Services
BRI Achmad Royadi dan Direktur Pelaksana Hubungan Kelembagaan
LPEI Chesna F Anwar dan Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis
LPEI Maqin U Norhadi.
PKS ini meliputi Perjanjian Fasilitas Banker’s Acceptance, Perjanjian Trade Refinancing, Perjanjian Pembelian Tagihan (Forfaiting), Perjanjian Partisipasi Transaksi Perdagangan, dan Perjanjian Penerbitan Bank Guarantee under Counter Guarantee.
Sunarso mengatakan
BRI terus berupaya untuk memfasilitasi layanan perbankan bagi
UMKM yang telah menembus pasar
ekspor. Di samping itu,
BRI terus fokus menjalankan misi untuk membuat
UMKM ‘naik kelas’ dan ikut meramaikan pasar
ekspor.
”Kerja sama dengan
LPEI dapat membantu pengusaha
ekspor yang feasible namun belum bankable untuk mendapat pembiayaan dari perbankan sehingga pengusaha tersebut memperoleh tambahan modal kerja atau investasi untuk dapat melakukan kegiatan ekspornya,” ujarnya.
Penandatanganan kerja sama tersebut juga merupakan bentuk sinergi
LPEI bersama
BRI untuk mendukung program
ekspor nasional melalui Pembiayaan
Ekspor Nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 kepada
LPEI.
Selain itu,
LPEI sebagai lembaga dengan status sovereign dapat memberikan penjaminan bagi bank dengan pembobotan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sebesar 0%.
Aset yang dijamin memiliki kualitas lancar dan pengecualian perhitungan Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) / Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD), sehingga hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi perbankan dan pelaku usaha.
Sunarso menambahkan sinergi bersama
LPEI ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperbesar kontribusi
UMKM dalam komposisi keseluruhan
ekspor di Indonesia menjadi 17% pada 2024.
Lebih lanjut,
BRI akan terus meningkatkan sinergi dalam pelayanan nasabah
ekspor BRI dengan kustomisasi produk perbankan yang bisa dikolaborasikan bersama
LPEI.
Sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia,
BRI berkomitmen untuk terus fokus menumbuhkembangkan
UMKM Indonesia.
Hal ini tercermin dari komposisi
kredit BRI Group kepada segmen
UMKM yang menyentuh 83,86% dari total
kredit per 31 Desember 2021.
Sunarso menargetkan proporsinya masih harus ditingkatkan menjadi 85% dari total
kredit.
Untuk total
kredit dan pembiayaan
BRI Group sendiri telah menembus Rp 1.042,87 triliun. Apabila dirinci, segmen mikro tercatat mendominasi penyaluran
kredit dan pembiayaan
BRI dengan nominal sebesar Rp 483,89 triliun, segmen kecil dan menengah sebesar Rp 240,35 triliun, segmen korporasi sebesar Rp 168,27 triliun dan segmen konsumer sebesar Rp 150,35 triliun.
Adapun aset
BRI konsolidasian tercatat sebesar Rp 1.678,10 triliun atau tumbuh 4,23% year on year (y-o-y).
Di sisi lain, Direktur Eksekutif
LPEI Rijani Tirtoso menyampaikan kerja sama dengan Bank
BRI merupakan langkah strategis yang akan membantu
LPEI dalam memberikan layanan terbaik kepada para nasabah yang merupakan para eksporter.
”Kerja sama dengan Bank
BRI pada hari ini tentu akan semakin membantu kami dalam menjalankan mandat sesuai undang-undang pendirian yaitu meningkatkan
ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi dan jasa konsultasi,” kata dia.
”Terkait trade finance tentu akan memperkuat aspek fundamental pendanaan serta layanan kami kepada para nasabah. Sementara untuk kerja sama penjaminan akan semakin memberikan kenyamanan lebih kepada para eksporter dalam menjalankan bisnisnya,” ujar Rijani Tirtoso. (lan)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: