Peran UMKM Kerajinan Tradisional dalam Menguatkan Ekonomi Daerah
Pengajian batik dan tenun memproduksi karya untuk pasar lokal dan global.-Istimewa -
Hal ini menunjukkan potensi besar sektor budaya dalam meningkatkan devisa negara.
BACA JUGA:BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar ’Global 500 2026’ Versi Brand Finance
Di sisi lain, digitalisasi pemasaran kerajinan tradisional menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.
Pemanfaatan teknologi digital membantu pengrajin menjangkau pasar yang lebih luas.
Media sosial dan platform online kini menjadi sarana utama dalam promosi produk kerajinan.
Contohnya dapat dilihat di Desa Gelgel, Klungkung, Bali yang активно mengadopsi teknologi digital.
Sekitar 70 persen pengrajin telah menggunakan sistem akuntansi digital untuk mengelola usaha.
Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan penjualan produk.
Langkah ini terbukti mampu meningkatkan nilai tambah produk secara signifikan.
BACA JUGA:7 Penghasilan Tambahan Yang Cocok Untuk Karyawan Tanpa Harus Resign
Kontribusi tenun ikat terhadap ekonomi juga semakin terlihat dengan meningkatnya permintaan pasar.
Produk tenun ikat tidak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga di pasar internasional.
Nilai estetika dan keunikan motif menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Selain itu, sektor ini membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Pengembangan usaha tenun ikat turut memperkuat struktur ekonomi lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: