Bantuan Beras Sejahtera Molor
Sabtu 26-03-2022,18:40 WIB
Reporter:
syindi|
Editor:
radartasik.com, Bantuan sosial berupa beras sebanyak 5 kilogram (kg) untuk
6.225 warga kurang mampu terjadi keterlambatan.
Bantuan yang didanai
dari APBD Kota Banjar harusnya disalurkan setiap bulan mulai Januari.
Namun hingga akhir Maret, bantuan tak kunjung disalurkan.
Kepala
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Banjar Anry
Suryaman mengatakan, sudah dua kali program bansos rastra dilelang
secara terbuka, namun sepi peminat.
“Program bansos rastra ini nilainya
sekitar Rp 3,49 miliar dan baru tahun ini dilelang terbuka, namun sudah
dua kali dilaksanakan lelang masih sepi peminat. Lelang pertama mulai 25
Februari sampai 7 Maret sama sekali tidak ada yang daftar. Kemudian
kami lelang lagi yang kedua kalinya mulai 10 sampai 17 Maret hanya satu
peminat, itu pun tidak lolos kualifikasi,” kata Anry, Jumat (25/3/2022).
Kemungkinan,
kata dia, akan dilakukan lelang yang ketiga kalinya sambil menunggu
berkas teknis yang akan dikurangi Dinas Sosial sebagai leading sector
program bansos tersebut. Namun jelas dia, jika lelang ketiga kalinya
masih sepi peminat atau tidak ada perusahaan penyedia jasa yang masuk
kualifikasi, pihaknya akan menyampaikan kondisinya ke wali kota.
“Jika
tiga kali tidak ada pemenang lelangnya juga maka nanti akan kita
sampaikan ke wali kota. Untuk mempercepat penyaluran karena masuk dalam
kategori barang urgenitas maka bisa dilakukan dengan penunjukan langsung
penyedia jasanya,” kata Anry.
Kepala Bidang Pemberdayaan
Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar Hani Supartini
mengatakan, jika sepi peminat maka akan dicoba lelang ulang dengan
mengikuti jadwal lelang dari LPSE Kota Banjar atau bagian pengadaan
barang dan jasa.
“Ya sesuai prosedur saja, jadwal penawaran diperpanjang
atau dilelang ulang kalau belum ada yang daftar atau belum ada
pemenangnya,” kata Hani.
Program rastra sendiri tahun ini
dianggarkan dari APBD senilai Rp 3,49 miliar. Baru tahun ini, pemkot
melakukan tender lelang secara terbuka untuk program
bantuan beras
kepada warga kurang mampu tersebut. Sebelumnya, pemkot bekerjasama
dengan Bulog untuk penyediaan beras bantuan.
Jumlah
penerimanya atau keluarga penerima manfaat (KPM) tahun ini sebanyak
6.225 orang. Per KPM-nya setiap bulan akan mendapat bantuan berupa beras
sebanyak 5 kilogram (kg).
“Sumber anggarannya dari APBD Kota Banjar
tahun ini, jumlah penerimanya tetap sama dengan tahun lalu,” kata Hani.
Hani
menyebut, untuk sebaran penerima bantuan (KPM) di empat kecamatan di
antaranya, penerima di Kecamatan Banjar 1.936 KPM, di Kecamatan
Pataruman 2.218 KPM, kemudian di Kecamatan Langensari 1.612 KPM, dan di
Kecamatan Purwaharja 459 KPM.
“Penerima bantuan dalam program rastra ini
merupkan warga kurang mampu yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah
baik provinsi maupun pusat. Sehingga dicover oleh perogram daerah,”
kata dia. (cep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: