Tinjau Vaksin Secara Maraton
Rabu 16-03-2022,15:40 WIB
Reporter:
syindi|
Editor:
radartasik.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar terus berupaya mencapai
vaksinasi 100 persen. Setiap harinya gerai vaksinasi dibuka di beberapa
titik di Kota Banjar dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi.
Gerai
vaksinasi tersebut dilaksanakan setiap puskesmas di Kota Banjar. Tidak
hanya itu, tim kesehatan instansi terkait lainnya turut serta membantu
agar vaksinasi di Kota Banjar bisa mencapai 100 persen.
“Hari
ini (kemarin, Red) ada enam titik gerai vaksinasi yang dibuka. Keenam
titik itu di antaranya Pasar Ceplak Desa Waringinsari, Paud Mawar 1
Lingkungan Parungsari Karangpanimbal, Aula Desa Karyamukti, Aula Desa
Batulawang, PT Albasi Priangan Lestari dan Alun-Alun Banjar,” ungkap
Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih usai meninjau semua lokasi secara
maraton, Selasa (15/3/2022).
Selama meninjau vaksinasi,
wali kota meminta semua pihak, khususnya pegawai desa untuk mengajak
warganya melakukan vaksinasi. Ini berlaku untuk semua pegawai
desa/kelurahan dan ASN di Kota Banjar. “Ayo gaspol ajak warga agar
segera mengikuti layanan
vaksin Covid-19,” kata Ade Uu.
Wali
kota mengungkapkan untuk mencapai target itu diperlukan sinergi semua
pihak. Mulai dari stakeholder, hingga elemen masyarakat.
“Diperlukan
sinergi yang kuat dari seluruh stakeholder untuk menyukseskanya.
Sinergi yang baik di Kota Banjar terlihat nyata, kita bersama-sama
dengan Polres, Yonif Raider 323/Buaya Putih bahu membahu melayani warga
yang akan divaksin,” katanya.
Ade Uu juga turut
mengapresiasi kerja keras tim tenaga kesehatan yang setiap harinya
melayani warga Kota Banjar untuk mendapatkan vaksinasi.
“Saya juga
mengapresiasi kerja keras tim nakes yang setiap harinya melayani warga
di seluruh pos pelayanan
vaksin, tetap semangat dan jaga kesehatan,”
ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas
Kesehatan, capaian vaksinasi di Kota Banjar hingga 14 Maret 2022,
terdapat 160.353 sasaran penerima
vaksin Covid-19. Penerima dosis 1
sudah mencapai 94,81 persen, dosis 2 sebanyak 75,79 persen sedangkan
dosis 3 baru mencapai 9,38 persen. (cep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: