Jika Belum Divaksin, Siswa Harus Belajar Daring
Jumat 28-01-2022,19:45 WIB
Reporter:
syindi|
Editor:
radartasik.com, BANJAR — Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengambil kebijakan. Siswa usia 6 sampai 12 tahun yang belum disuntik vaksin, bisa mengikuti pelajaran melalui daring. Kebijakan itu diambil untuk percepatan vaksinasi di Kota Banjar termasuk usia sekolah.
“Ini kebijakan wali kota ya, bagi anak yang belum divaksin nanti bisa mengikuti pelajaran daring kembali,” ujar Ade Uu Sukaesih di Balokang Kecamatan Banjar, Kamis (27/1/2022).
Ade Uu Sukaesih menjabarkan, capaian vaksinasi di
Kota Banjar sudah mengalami peningkatan berkat edukasi yang diberikan pemerintah dan Forkopimda. “Ini memang menjadi tugas bersama untuk program vaksinasi agar pemerintah bisa memberikan perlindungan bagi warganya, terutama anak-anak,” ucapnya.
Dia berharap masyarakat tidak ragu untuk divaksin karena itu terbukti aman dan halal. Terlebih saat ini muncul varian baru: Omicron. Penularannya lebih cepat dibanding Delta. “Vaksinasi usia sekolah diharapkan juga dapat berjalan cepat mengingat mereka merupakan generasi bangsa yang mesti kita lindungi dari pandemi Covid-19 ini,” katanya.
Ade Uu Sukaesih juga menyebut
Kota Banjar sudah muncul kembali kasus Covid-19. Ia meminta semua masyarakat waspada dan jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan terutama masker.
“Sudah ada kasus baru dua orang pada minggu ini. Jadi semua harus waspada ya jangam lengah. Ingat pandemi ini belum berakhir,” katanya.
Sekretaris Disdikbud
Kota Banjar Ahmad Yani belum mendapatkan instruksi dari wali kota secara langsung untuk mengatur sekolah daring bagi siswa yang belum disuntik vaksin. “Sejauh ini belum ada koordinasi dari wali kota terkait kebijakan tersebut,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemkot Banjar memberikan peluang bagi sekolah yang sudah mencapai vaksin siswa hingga 80 persen untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) sebanyak 100 persen. “Bagi sekolah yang telah mencapai vaksinasi 80 persen baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan serta muridnya diizinkan untuk melaksanaan PTM 100 persen,” kata Ahmad Yani.
Di
Kota Banjar sendiri sudah ada beberapa sekolah yang telah mencapai target vaksinasi sesuai dengan yang disyaratkan. “Yang sudah mencapai 80 persen hampir semua, di antaranya SDN 1 dan 2
Kota Banjar, SDN 2 Raharja serta SDN 3 Bojongkantong. Itu untuk tingkat sekolah dasar,” ucapnya. (cep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: