125 Ribu Peserta Nunggak Iuran BPJS Kesehatan
Senin 28-06-2021,20:54 WIB
Reporter:
agustiana|
Editor:
radartasik.com, BANJAR - Masih banyak peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan Cabang Banjar yang masih menunggak iuran.
Khususnya peserta dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Mandiri.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banjar, Iwan Kurnia SE melalui Kabid Peserta dan Pelayanan Arif mengatakan, peserta yang tidak aktif adalah peserta PBPU/Mandiri yang belum bayar iuran atau menunggak.
"Lamanya sangat bervariasi sekali, antara 2 bulan sampai 24 bulan atau lebih," kata dia kepada radartasik.com, Senin (28/06/21) malam.
Menurut dia, berdasarkan data sampai Mei 2021, peserta aktif di Kota Banjar sebanyak 8.404, tidak aktif 10.349. Kabupaten Ciamis, peserta aktif 44.774, tidak aktif 91.610.
Sedangkan Kabupaten Pangandaran, peserta aktif sebanyak 10.331 dan tidak aktif 23.345. Jika ditotalkan yang nunggak sebanyak 125.304.
"Mulai dari tahun 2015 sudah ada peserta yang menunggak, sehingga masuk kategori peserta tidak aktif," jelasnya.
Dia menjelaskan, setiap bulan akan ada sms atau ditelpon oleh petugas untuk diingatkan kalau yang bersangkutan belum bayar iuran atau tunggakan.
Pihaknya juga meminta bantuan ke perangkat desa jika ada warganya yg menunggak.
Dan akhirnya diserahkan kembali ke peserta untuk sadar bayar iuran secara rutin tiap bulan.
"Kita selalu ingatkan jangan menunggak, apalagi sampai tahunan. Karena pasti akan terasa besar dan berat. Tapi biasanya mereka (peserta) membayar tunggakan kalau pas dirawat di rumah sakit," tegasnya.
Lanjut dia, jika merasa tidak mampu silahkan konsultasi ke Desa atau Dinas Sosial di wilayahnya masing-masing. Agar masuk dalam peserta bantuan dari pemerintah.
Selain itu, kata dia, untuk peserta meninggal dunia, kalau langsung dilaporkan ke BPJS Kesehatan maka akan langsung di-delete (dihapus). Dan akan terhitung sebagai peserta non aktif yang tidak ditagihkan.
"Jika baru melapor beberapa bulan setelah meninggal, akan di-delete (hapus). Dihitung ulang kewajiban bayar iurannya sampai tanggal meninggal," ujarnya.
(anto sugiarto/ radartasik.com)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: