TASIK - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Cikalong Tasikmalaya berkomitmen menjadi sekolah integratif, religius, pancasilais, berwawasan global dan memahami dunia kerja serta industri. Dengan begitu, mereka bisa mencapai target sebagai sekolah unggul dan maju di Tasikmalaya hingga Jawa Barat.
Walaupun sekolah ini baru berdiri selama enam tahun, SMKN Cikalong bisa sukses. Mereka meraih berbagai prestasi hingga ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Misalnya perlombaan akademik, yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Tugas Daearah (UPTD) Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) berhasil masuk menjadi nominasi juara.
Kemudian, dalam Lomba Karya Tulis Populer Antarpelajar Tingkat Jawa Barat, Ayu Barkilah (XI OTKP 2) berhasil masuk menjadi 10 besar karya terbaik.
Tak hanya siswa yang berprestasi, guru juga sama. Mereka membanggakan. Tatang Zaelani SPd masuk nominasi juara Lomba Karya Tulis Jawa Barat.
Ketua OSIS SMK Negeri Cikalong, Ayu Barkilah pada tahun pelajaran 2020/2021 dipercaya menjadi pengurus Forum Osis Jawa Barat (FOJB) dan bertugas sebagai staf di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Dia pun dalam bidang akademik berhasil mendapat predikat sangat memuaskan.
Dalam Test of English for International Communication (TOEIC) yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ayu Prawita (XII TKJ) juga meraih skor di atas 500. Itu membanggakan.
Adapun dalam bidang nonakademik, SMKN Cikalong telah mengikuti ajang Festival Film Pendek Fiksi Jabar XI (FPPFJ XI). Sebuah film pendek berjudul Lukisan yang Tak Usai yang disutradarai Tatang Zaelani SPd berhasil masuk nominasi pemenang, bersama dengan nominator lain dari sanggar seni se-Jawa Barat.
Selain berprestasi di bidang seni, siswa SMKN Cikalong pun menorehkan prestasi gemilang dalam bidang olahraga voli. Berbagai kejuaraan telah diraih baik di tingkat Tasikmalaya Selatan maupun tingkat Priangan Timur, seperti; pemain terbaik atas nama Pitrio kelas XI Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) pada kejuaraan ERRY CUP 2019 dan juara 1 lomba volly ball tingkat SLTA Tahun 2020.
Prestasi-prestasi itu menunjukkan bahwa kreativitas, jiwa usaha, dan bertalenta membuat siswa dan guru SMKN Cikalong mempunyai potensi yang sangat besar. Mereka sejajar dengan sekolah lainnya yang berkualitas dan unggul.
“Bahwa usia bukanlah faktor penentu majunya suatu lembaga, karena yang paling utama adalah tekad yang kuat untuk tidak menyerah. Itu lah yang membuat saya bangga kepada siswa dan guru SMKN Cikalong karena selalu berpikir untuk mau berubah,” kata Kepala SMK Negeri Cikalong Mamat Rahmat SPd MMPd kepada Radar, Rabu (21/4/2021).
“Agar tujuan SMKN Cikalong yang menghasilkan lulusan yang mampu bekerja, wirausaha dan melanjutkan (BMW) betul-betul terwujud,” ujarnya.
Kategori :