Kenapa Idul Fitri Dirayakan Setelah Ramadhan? Ini Penjelasan Makna dan Dasarnya dalam Ajaran Islam

Senin 16-03-2026,06:00 WIB
Reporter : Denden Rusyadi
Editor : Denden Rusyadi

RADARTASIK.COM - Apa makna idul fitri dalam islam? Pertanyaan ini mungkin muncul ketika kita mencoba memahami apakah Al-Qur’an secara langsung menyebutkan hari raya tersebut dalam ayat-ayatnya.

Pertanyaan ini cukup wajar karena Idul Fitri merupakan salah satu perayaan terbesar bagi umat Islam di seluruh dunia setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Secara umum, Idul Fitri dikenal sebagai hari raya yang menandai berakhirnya bulan Ramadan sekaligus dimulainya bulan Syawal dalam kalender Hijriah.

Pada hari tersebut, umat Islam merayakan keberhasilan menahan diri dari makan, minum, dan berbagai hal yang membatalkan puasa selama satu bulan penuh.

Namun jika ditelusuri lebih jauh, Al-Qur’an ternyata tidak menyebutkan istilah Idul Fitri secara langsung dalam teks ayatnya.

Meski begitu, banyak ulama menjelaskan bahwa prinsip dan nilai yang berkaitan dengan hari raya tersebut tetap dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Nilai utama yang ditekankan adalah menyempurnakan ibadah puasa dan menumbuhkan rasa syukur kepada Allah atas petunjuk yang diberikan. 

BACA JUGA:Tak Selalu Sama, Ini Cerita Unik Malam Takbiran Idul Fitri di Berbagai Negara Dunia

Salah satu rujukan yang sering dibahas adalah ayat al quran tentang puasa Ramadhan yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 185.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa umat Islam diperintahkan untuk menyempurnakan jumlah hari puasa dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya.

Walaupun ayat ini tidak menyebutkan Idul Fitri secara eksplisit, maknanya sering dikaitkan dengan momen setelah berakhirnya Ramadan.

Para ulama menafsirkan bahwa rasa syukur setelah menyelesaikan puasa menjadi salah satu inti dari perayaan hari raya tersebut.

Dari sinilah muncul pemahaman bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga bentuk ungkapan syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah.

Selain itu, Idul Fitri juga menjadi momen untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Banyak umat Islam memanfaatkan hari tersebut untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan keluarga. 

Kategori :