Kalau Ingin Aglonema Punya Corak Baru, Kuncinya Ada di Teknik Penyilangan Ini

Rabu 11-03-2026,13:40 WIB
Reporter : Denden Rusyadi
Editor : Denden Rusyadi

BACA JUGA:Tanaman Keladi Tetap Kokoh di Bawah Terik Matahari? Ini Rahasia Perawatannya yang Jarang Diketahui Pecinta Tan

Sementara itu, bunga betina memiliki bagian yang disebut kepala putik yang berfungsi menerima serbuk sari dari bunga jantan.

Pada tanaman aglonema, bunga betina biasanya matang lebih dulu dibandingkan bunga jantan.

Secara fisik, bunga betina masih berada dalam seludang yang tertutup namun sebenarnya sudah siap menerima serbuk sari.

Sebaliknya, bunga jantan baru matang ketika seludang bunganya sudah mulai terbuka.

Karena perbedaan waktu kematangan ini, bantuan manusia sangat diperlukan agar penyerbukan dapat berlangsung.

Cara yang dilakukan cukup sederhana, yaitu dengan mengambil serbuk sari dari bunga jantan yang sudah matang.

Serbuk sari tersebut kemudian ditempelkan secara hati-hati pada kepala putik bunga betina yang ingin disilangkan. 

BACA JUGA:Rahasia Menanam Tanduk Rusa di Papan Agar Tumbuh Subur dan Cantik Sebagai Tanaman Hias Gantung

Metode sederhana ini terbukti efektif membantu proses pembuahan sehingga biji dapat terbentuk dan ditanam kembali.

Melalui teknik ini pula para penghobi tanaman dapat menciptakan kombinasi warna dan motif daun yang lebih unik.

Tidak sedikit varietas aglonema populer saat ini lahir dari proses penyilangan yang dilakukan secara sengaja.

Inilah salah satu manfaat penyilangan tanaman aglonema hias yang membuat tanaman ini semakin diminati para kolektor.

Selain memperbanyak tanaman, penyilangan juga membuka peluang munculnya karakter baru yang lebih menarik.

Jika semakin banyak penghobi mencoba teknik ini, peluang lahirnya varietas aglonema unggul dari Indonesia akan semakin besar.

Dengan kondisi iklim tropis yang mendukung, Indonesia bahkan berpotensi menjadi pusat pengembangan aglonema terbaik di dunia.

Kategori :