Mengapa I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan Begitu Istimewa? Ini Penjelasan dan Hikmahnya

Jumat 06-03-2026,06:00 WIB
Reporter : Denden Rusyadi
Editor : Denden Rusyadi

RADARTASIK.COM - Keutamaan i’tikaf 10 hari terakhir menjadi alasan kuat mengapa banyak Muslim memilih berdiam diri di masjid pada penghujung Ramadhan demi meraih malam penuh kemuliaan dan ampunan Allah SWT.

I’tikaf adalah sebuah momentum untuk memutus sejenak hiruk pikuk dunia dan menguatkan kembali hubungan dengan Allah.

Dalam praktiknya, i’tikaf dilakukan dengan menetap di masjid selama waktu tertentu, yang paling utama dilaksanakan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Di waktu inilah umat Islam berlomba meningkatkan kualitas ibadah dengan shalat, dzikir, doa, serta membaca dan mentadabburi Al-Qur’an.

Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengevaluasi diri, memperbaiki niat, dan memohon ampun atas kesalahan yang telah lalu.

I’tikaf menjadi ruang hening yang memberi kesempatan bagi hati untuk kembali bersih dan lebih peka terhadap nilai-nilai keimanan. 

BACA JUGA:Begini Tanda-Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Jika ditelusuri lebih dalam, dalil i’tikaf dalam Islam bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah yang menjadi pedoman utama umat Muslim.

Sebagian ulama merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 187 yang menyinggung aktivitas beri’tikaf di masjid sebagai landasan syar’i.

Selain itu, sejumlah hadits shahih menjelaskan bahwa Rasulullah SAW secara rutin melaksanakan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Riwayat dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma yang tercantum dalam Shahih Bukhari menegaskan konsistensi Nabi dalam menghidupkan sunnah ini.

Teladan tersebut menunjukkan bahwa i’tikaf bukan amalan biasa, melainkan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi.

Karena itu, banyak umat Islam menjadikannya sebagai sarana meraih malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. 

BACA JUGA:Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadhan: Simak Amalan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW untuk Raih Lailatul Qadr

Memahami tata cara i’tikaf di masjid sangat penting agar ibadah ini berjalan sesuai tuntunan syariat dan tidak sekadar menjadi rutinitas.

Kategori :