Hati yang rutin disentuh ayat-ayat suci cenderung lebih stabil dalam menghadapi tekanan dan godaan selama berpuasa.
Ramadhan seharusnya tidak hanya ramai di lisan melalui ucapan dan ucapan selamat, tetapi juga hidup dalam kebiasaan nyata yang memperkuat iman.
Jangan sampai mushaf Al-Qur’an dibiarkan berdebu sementara jari kita begitu aktif di media sosial sepanjang hari.
Meluangkan minimal beberapa menit untuk membaca satu atau dua halaman setiap hari bisa menciptakan perubahan besar dalam perjalanan spiritual.
Kini pertanyaannya sederhana namun mendalam, sudahkah hari ini kita menyempatkan diri membaca satu surah sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih abadi.