Campuran tanah gembur dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang membantu air mengalir tanpa menggenang.
Kondisi tersebut membuat akar leluasa bernapas sekaligus menyerap unsur hara lebih efektif.
Setelah itu rutinitas penyiraman perlu dijaga agar kelembapan tetap stabil sepanjang hari.
Satu kali sehari umumnya cukup selama pot memiliki sistem drainase yang baik.
Jika terlalu basah, risiko busuk akar bisa datang tanpa peringatan.
BACA JUGA:Pilihan Tanaman Indoor yang Bisa Hidup di Air: Praktis, Bersih, dan Cocok untuk Taman Rumah Modern
Berikutnya perhatian beralih pada suplai nutrisi yang berperan besar terhadap kilau warna daun.
Pemilik dapat memilih pupuk terbaik tanaman puring baik berbasis organik maupun kimia sesuai kebutuhan pertumbuhan.
Pemberian teratur dengan dosis tepat akan mempercepat munculnya daun baru yang sehat.
Selain pupuk, paparan sinar matahari juga wajib diperhitungkan supaya pigmen merah berkembang maksimal.
Bila cahaya terlalu minim, perubahan warna hijau sering lebih dominan daripada merahnya.
Penggunaan paranet dapat menjadi solusi untuk mendapatkan intensitas yang pas.
BACA JUGA:Estetis di Semua Dekor Taman, Tanaman Hias Pandan Bali Terbilang Mudah Dirawat
Upaya pencegahan penyakit pun tidak boleh dilewatkan karena jamur kerap muncul saat kelembapan tinggi.
Penyemprotan berkala membantu daun tetap bersih dan terhindar dari bercak yang merusak penampilan.
Ketika tinggi tanaman mulai tidak proporsional, pemangkasan bisa merangsang tumbuhnya cabang baru.