BACA JUGA:Bukan Mobil Listrik Biasa, Nissan Tawarkan Dua Mobil Terbaru 2026 Berfokus e-POWER
Setelah mengunduh aplikasi tersebut, pelanggan dapat masuk menggunakan akun yang terhubung dengan nomor pelanggan listrik rumah.
Di dalam aplikasi, pengguna cukup memilih menu Electric Vehicle dan melanjutkan ke layanan pemasangan home charging.
Selanjutnya, data kendaraan listrik seperti merek, tipe, dan kapasitas baterai diisikan sesuai permintaan sistem.
Setelah itu, pelanggan dapat menentukan jadwal survei yang diinginkan agar petugas PLN dapat mengecek kondisi instalasi listrik rumah.
Apabila hasil survei dinyatakan layak, pelanggan akan menerima estimasi biaya pemasangan dan dapat langsung melakukan pembayaran melalui aplikasi.
Proses dilanjutkan dengan pemasangan perangkat home charger oleh teknisi PLN, termasuk pengujian dan aktivasi sistem agar siap digunakan sehari-hari.
Syarat Teknis dan Administrasi yang Perlu Dipenuhi
Sebelum mengajukan pemasangan home charging, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan. Salah satu syarat utama adalah kapasitas daya listrik rumah.
PLN merekomendasikan daya minimal 7.700 VA agar proses pengisian berjalan aman dan tidak mengganggu kebutuhan listrik rumah tangga. Untuk penggunaan yang lebih intensif, daya 13.200 VA dinilai lebih optimal.
Selain itu, pelanggan juga perlu menyiapkan dokumen pendukung seperti bukti kepemilikan kendaraan listrik, identitas diri, Sertifikat Laik Operasi instalasi listrik, serta informasi lokasi pemasangan.
Dari sisi teknis, instalasi harus menggunakan material berstandar SNI guna menjamin keamanan dan keandalan jangka panjang.
Biaya Pemasangan dan Promo Home Charging PLN
Biaya pemasangan Home Charging PLN disesuaikan dengan jenis sambungan dan kapasitas daya listrik rumah.