Lidah Mertua dari Stek Daun, Pelan Tapi Pasti Jadi Tanaman Yang Menyehatkan

Kamis 05-02-2026,16:40 WIB
Reporter : Denden Rusyadi
Editor : Denden Rusyadi

4. Arah pemotongan wajib diperhatikan agar bagian bawah daun kembali menghadap media tanam saat ditanam. 

BACA JUGA:Anggrek Bulan, Tanaman Hias Pembersih Udara yang Menyimpan Sejarah dan Keanggunan Tropis Indonesia

5. Proses pengeringan sebelum tanam berfungsi sebagai perlindungan awal untuk menekan risiko pembusukan. 

Pada daun yang berasal dari tanaman induk bermasalah, bagian sehat masih dapat dimanfaatkan meski waktu tumbuhnya lebih lama.

Hal ini menunjukkan bahwa stek bukan soal sempurna atau tidak, tetapi tentang memaksimalkan potensi yang ada.

Namun demikian, memilih daun terbaik tetap menjadi jalan paling aman bagi pemula.

Kesalahan kecil pada tahap awal biasanya baru terasa dampaknya setelah berminggu-minggu.

Di sinilah tips stek sansevieria antigagal menjadi relevan sebagai panduan, bukan jaminan instan. 

BACA JUGA:Kaktus Jadi Primadona Untuk Jenis Tanaman Hias Tahan Panas di Rumah Perkotaan, Ini Faktanya!

Selain daun, media tanam stek sansevieria memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan air dan udara.

Media yang porous dengan porsi pasir lebih dominan membantu daun bertahan tanpa kelembapan berlebih.

Komposisi ini berbeda dari media tanam harian karena fokusnya adalah stabilitas, bukan kesuburan cepat.

Setelah tunas muncul, perhatian beralih pada penyiraman stek lidah mertua yang harus semakin terkontrol.

Air sebaiknya diarahkan ke tepi pot agar titik tumbuh tetap kering dan aman. 

BACA JUGA:Pandan Bali Cordyline Australis, Tanaman Tropis Elegan yang Tangguh di Cuaca Panas dan Mudah Dirawat

Penggunaan alat siram bermulut kecil membantu menjaga aliran air tetap ringan dan terarah.

Kategori :