Anak yang dibimbing dengan pendekatan tepat akan tumbuh dengan pemahaman bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga melatih sikap.
Keterlibatan aktif orang tua menjadikan setiap hari Ramadhan terasa istimewa.
Nilai yang ditanamkan di rumah akan menjadi bekal anak menghadapi kehidupan sosial di masa depan.
Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya berlalu, tetapi meninggalkan jejak karakter yang kuat.