Proses penyerapan terjadi melalui daun, akar, dan mikroorganisme yang hidup di media tanam.
Inilah alasan mengapa tanaman sering disebut sebagai tanaman penyerap polutan dalam ruangan.
BACA JUGA:Udara Rumah Terasa Pengap? Ini 8 Tanaman Hias yang Mampu Menyaring Polusi dan Bikin Napas Lebih Lega
Menariknya, tanaman yang diuji bukan jenis langka atau eksotis.
Sebagian besar merupakan tanaman hias rumahan yang mudah ditemukan di pasaran.
Pemilihan ini memperkuat relevansi hasil penelitian dengan kehidupan sehari-hari.
Dari sini, manfaat tanaman untuk kualitas udara menjadi lebih realistis untuk diterapkan di rumah.
Semakin banyak tanaman yang ditempatkan, semakin besar pula potensi penurunan polutan.
BACA JUGA:Tapak Dara, Tanaman Cantik Bernilai Medis Tinggi yang Tahan Cuaca Ekstrem
Ukuran dan bentuk daun juga memengaruhi efektivitas penyerapan.
Tanaman berdaun lebar cenderung memiliki luas permukaan yang lebih optimal.
Meski demikian, tanaman berdaun kecil tetap memberikan kontribusi jika jumlahnya mencukupi.
Bagi pemula, kemudahan perawatan menjadi faktor penting dalam memilih tanaman.
Sansevieria sering direkomendasikan karena tahan banting dan minim kebutuhan cahaya.
BACA JUGA:Daftar 7 Tanaman Gantung Tahan Panas Untuk Rumah Minimalis yang Ingin Tetap Asri Sepanjang Tahun
Keunggulan lain dari tanaman hias penjernih udara rumah adalah kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi ruangan.