Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Bansos Jelang Lebaran 2026

Sabtu 31-01-2026,16:40 WIB
Reporter : Ruslan
Editor : Ruslan

RADARTASIK.COM – Pemerintah bersama Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dalam menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) agar tetap berada pada sasaran 2,5±1 persen sepanjang 2026.

Upaya tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) yang digelar Kamis 29 Januari 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah pusat dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan pencapaian agenda pembangunan Asta Cita.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah berupaya menjaga inflasi komponen volatile food, khususnya pangan, tetap terkendali pada kisaran 3 hingga 5 persen.

BACA JUGA: Rekrutmen BRI 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lima Jalur BFLP Specialist, Pelamar Siap Ditempatkan Nasional

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, terutama dalam pengelolaan pasokan pangan antarwaktu dan antarwilayah melalui peningkatan produktivitas, pembiayaan serta perbaikan kelancaran distribusi logistik komoditas strategis seperti bawang merah, bawang putih dan beras.

Selain penguatan pasokan pangan, pemerintah mendorong perumusan kebijakan administered prices yang mempertimbangkan aspek waktu, tahapan dan besaran penyesuaian.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat sekaligus mengelola ekspektasi inflasi melalui sinergi kebijakan dan komunikasi yang lebih efektif.

Airlangga menambahkan inflasi pada 2026 berpotensi menghadapi tekanan pada kuartal pertama akibat ketidakpastian global, faktor cuaca dan pola musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri.

BACA JUGA: Honda Bersiap Luncurkan Warna Baru Monkey 125, Dax 125, CT125, Super Cub C125, hingga X-ADV

Untuk meredam dampak tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus, antara lain diskon transportasi dan tarif tol serta penyaluran bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada desil 1 hingga 4 selama Februari dan Maret 2026.

Pemerintah juga menaruh perhatian khusus pada wilayah terdampak bencana dengan memperkuat dukungan infrastruktur dan logistik guna menjaga stabilitas harga di daerah tersebut.

Menjelang Lebaran, berbagai program telah disiapkan, termasuk potongan harga transportasi udara, kereta api, angkutan laut dan darat, hingga tarif jalan tol, serta penyaluran bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng.

Dalam rangka memperkuat efektivitas pengendalian inflasi, TPIP mengimplementasikan program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera sebagai penguatan dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

BACA JUGA: Terungkap! Spesifikasi Lengkap Honda Vario 125 Terbaru 2026 & Harga dan Fitur Paling Irit

Kategori :