4. Pasang penyangga bambu agar tanaman tidak roboh saat membesar.
5. Isi wadah dengan larutan nutrisi AB mix sesuai takaran.
Bibit cabai perlu dibersihkan dari tanah agar akar mudah menyerap nutrisi.
Gunakan spons sebagai penjepit batang supaya posisi tanaman tegak.
Pastikan akar menyentuh larutan nutrisi untuk memicu pertumbuhan optimal.
Tambahkan kerikil bersih sebagai pemberat agar tanaman kokoh.
Letakkan instalasi di area yang mendapat sinar matahari cukup.
Memasuki 15 hari setelah tanam, tanaman biasanya mulai meninggi dan segar.
Akar putih akan tampak semakin banyak menandakan adaptasi berhasil.
Pemangkasan pucuk membantu merangsang cabang baru lebih produktif.
Pada fase ini, tanaman memasuki pola budidaya cabai rawit sistem hidroponik yang stabil.
Perawatan rutin menentukan hasil panen di tahap berikutnya.
Usia 25–35 hari biasanya ditandai pertumbuhan rimbun dan muncul bunga.