BACA JUGA:BMW M Listrik Generasi Terbaru Siap Meluncur 2027, Ini Bocoran Teknologi dan Performanya
Meskipun baterai dan motor penggerak telah dirancang dengan sistem kedap air, komponen lain tetap berpotensi terdampak.
Jika motor listrik terlalu sering dipaksa melewati genangan banjir, kotoran tersebut dapat memicu korosi atau karat pada bagian tertentu.
Dampaknya tidak selalu langsung terasa. Dalam banyak kasus, gejala kerusakan justru muncul secara perlahan, misalnya performa menurun atau muncul suara asing saat motor digunakan.
Karena itu, pengguna motor listrik disarankan untuk lebih bijak mengambil keputusan di jalan. Apabila genangan air terlihat terlalu dalam dan masih memungkinkan mencari jalur alternatif, sebaiknya opsi tersebut dipilih demi menjaga kondisi motor tetap optimal.
BACA JUGA:5 Tanaman Dapur Paling Mudah Ditanam untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ibu Rumah Tangga Harus Tahu!
Tips Merawat Motor Listrik Setelah Terkena Banjir
Bagi pengguna yang terpaksa menerjang banjir, perawatan setelah motor terpapar air menjadi hal yang sangat penting.
Polytron menekankan bahwa pembersihan segera adalah langkah utama untuk meminimalkan risiko kerusakan di kemudian hari.
Setelah motor melewati banjir, sebaiknya segera dilakukan pencucian. Gunakan air bersih dan sabun untuk membersihkan seluruh bagian motor yang terendam.
Tujuannya adalah menghilangkan sisa lumpur, pasir, dan kotoran yang menempel, terutama di area kolong, roda, dan bagian bawah bodi.
Pastikan semua sisa sabun dan kotoran benar-benar terbilas. Endapan lumpur yang dibiarkan terlalu lama bisa mempercepat proses korosi pada komponen logam.
Setelah motor dibersihkan dan digunakan kembali, perhatikan apakah muncul tanda-tanda tidak wajar, seperti bunyi asing, getaran berlebih, atau indikator peringatan di panel instrumen. Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya jangan menunda pemeriksaan.
Apabila terdapat gejala yang mencurigakan setelah motor terpapar banjir, pengguna disarankan untuk segera membawa motor listrik ke bengkel resmi.