1. Lidah mertua atau snake plant dikenal sebagai tanaman yang tangguh dan mudah dirawat.
Tanaman ini mampu menyerap formaldehida, benzena, dan trikloroetilena dari udara.
Keunggulan lainnya, lidah mertua tetap menghasilkan oksigen pada malam hari.
Karakter ini membuatnya ideal ditempatkan di kamar tidur.
2. Sirih gading menjadi pilihan populer karena tampilannya yang dekoratif dan fleksibel.
Tanaman ini mampu tumbuh dengan baik di cahaya sedang hingga minim.
Sirih gading efektif membantu menyaring polutan udara dalam ruangan.
Bentuknya yang menjuntai juga memperkuat nilai estetika interior.
BACA JUGA:8 Buah Pilihan untuk Buka Puasa Ramadhan Yang Cepat Pulihkan Energi Tubuh Setelah Seharian Berpuasa
3. Palem kuning atau areca palm menghadirkan nuansa tropis yang menyegarkan.
Tanaman ini dikenal mampu menyerap formaldehida dan toluena.
Palem kuning juga membantu menjaga kelembapan udara ruangan.
Karena itu, tanaman ini cocok ditempatkan di ruang ber-AC.
BACA JUGA:Resmi Meluncur di IIMS 2026, Chery iCAR V23 SUV Listrik Boxy Ini Bikin Pasar EV Indonesia Panas
4. Spider plant menjadi favorit bagi pemula karena daya tahannya yang tinggi.