BMKG mencatat bahwa siklon ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Karena itu, tidak memberikan dampak langsung terhadap cuaca daratan.
BACA JUGA: Perayaan Tahun Baru di Jogja Diminta Tak Berlebihan, Ini Alasan dan Imbauan Resminya
Meski begitu, dampak tidak langsung tetap dirasakan, terutama di wilayah perairan.
Aktivitas siklonik memicu peningkatan tinggi gelombang laut dengan kategori sedang. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa.
Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Grant diperkirakan menguat menjadi kategori 2.
Kecepatan angin maksimum diprediksi mencapai 50 knot atau sekitar 95 kilometer per jam.
Arah pergerakan siklon masih menjauhi kepulauan Indonesia.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran untuk lebih waspada.
Perubahan kondisi laut dapat terjadi dengan cepat.
Langkah mitigasi perlu dilakukan sejak dini untuk menghindari risiko kecelakaan.
Masyarakat juga diminta menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.
Risiko bencana hidrometeorologi perlu dikenali lebih awal.
BACA JUGA: Tips Liburan Sehat Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Saran Ahli Agar Perjalanan Tetap Aman
BMKG mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi cuaca dari sumber resmi.
Pembaruan informasi dapat dipantau melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi BMKG, serta media sosial resmi @infobmkg.