BACA JUGA: Dapatkan Saldo DANA Gratis dari DANA Kaget Sekarang Juga
Dia juga melihat langsung fasilitas latihan klub, mulai dari ruang gym, ruang fisioterapi, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyapa semua pemain, staf pelatih dan ofisial tim.
Tomas menilai PSM tidak perlu dijelaskan lagi soal sejarahnya, karena ia sudah tahu betul bahwa klub ini memiliki warisan besar dalam sepak bola Indonesia.
Manajer Tim PSM Muhammad Nur Fajrin menjelaskan bahwa Tomas Trucha akan langsung memimpin latihan sehari setelah perkenalan.
Dia mengakui keputusan menunjuk pelatih baru di tengah musim bukan hal mudah, apalagi kompetisi sudah berjalan delapan pertandingan.
Fajrin mengungkapkan Tomas dikontrak hingga akhir musim BRI Super League 2025/26, dengan target membawa PSM tampil lebih kompetitif.
Saat ini Ayam Jantan dari Timur masih tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara, mengoleksi delapan poin dari delapan laga.
Masih ada 26 pertandingan tersisa dan manajemen berharap Tomas mampu mengangkat performa tim.
BACA JUGA: Rekomendasi Kecamatan Belum Turun, Dana Desa Tahap II di Tasikmalaya Tertahan
BACA JUGA: Renovasi Minimalis di Tasik, Hemat Biaya, Rumah Makin Keren
Menurut Fajrin, dalam pembicaraan awal, Tomas sepakat dengan visi klub untuk menembus posisi lima besar.
Dia menilai tim ini masih memiliki potensi besar untuk bersaing di papan atas, asalkan diberi waktu dan dukungan penuh dari semua pihak.
”Manajemen berharap posisi PSM bisa menembus lima besar di akhir musim,” jelas Fajrin.
Dia juga meminta para suporter agar memberi kesempatan bagi Tomas untuk bekerja maksimal dan membuktikan kemampuannya di lapangan.
Fajrin menegaskan bahwa target sudah jelas dan hasilnya akan terlihat di akhir musim.