Siapa cepat, dia dapat, siapa telat pulang tangan kosong.
Konsumen Indonesia harus cerdas dan tidak terlalu impulsif.
Survei dulu model terbaik sesuai kebutuhan harian kamu.
Diskusi dengan sales biar dapat update stok terbaru.
BACA JUGA: Raksa Budaya Santun Cihideung, Bukti Harmoni Budaya dan Ekonomi di Kota Tasikmalaya
Selain itu maintain mobil lama lebih bijak dan hemat.
Rawat kendaraan baik-baik sampai kondisi pas membeli lagi.
Produsen mobil global terus mencari cara keluar dari masalah.
Pabrik chip baru sedang dibangun di beberapa negara.
Namun pembangunan pabrik chip tidak seperti bikin roti bakar.
Butuh waktu, teknologi tinggi, dan dana besar sekali.
Perbaikan penuh mungkin baru terasa beberapa tahun ke depan.
Untuk sekarang, konsumen Indonesia menjalani fase adaptasi bersama.
Tidak ada salahnya lebih sabar tapi tetap kritis.
Tanya garansi, ketersediaan part, dan waktu delivery sebelum beli.
Otomotif Indonesia tetap bergerak meski jalannya sedang menanjak.