BACA JUGA: Wawancara Para Suksesor Rampung, Nama-Nama Tiga Besar Segera Masuk Meja Wali Kota Tasikmalaya
Catatan tersebut menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menembus babak keempat kualifikasi.
Selain hasil di lapangan, peningkatan juga terlihat dalam semangat dan karakter tim yang lebih disiplin serta percaya diri.
Kehadiran pemain naturalisasi juga menjadi faktor penting. Indonesia memilih pemain keturunan secara selektif, terutama mereka yang memiliki darah Indonesia dan tekad kuat membela Merah Putih.
Banyak dari mereka yang berpengalaman di liga Eropa, namun tetap beradaptasi dengan budaya sepak bola nasional.
Kolaborasi antara pemain lokal dan naturalisasi menciptakan kombinasi ideal —kuat secara teknik dan kokoh secara mental. Lini pertahanan lebih stabil, lini tengah lebih kreatif, dan serangan menjadi lebih berbahaya.
Kluivert memanfaatkan potensi ini dengan gaya permainan yang menekan, rapi dan berimbang antara menyerang dan bertahan. Dia juga berhasil mengembalikan kepercayaan publik setelah masa sulit yang dialami sepak bola Indonesia.
Laga melawan Arab Saudi bukan sekadar pertandingan pembuka namun langkah pertama dalam perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kluivert berharap semangat pemain dan dukungan masyarakat bisa menjadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh.
BACA JUGA: Ridho Rocky Harumkan Nama Tasikmalaya, Debut One Friday Fights Bangkok
Dia meyakini Indonesia kini tidak lagi sekadar bermimpi, melainkan benar-benar sedang menapaki jalan menuju panggung dunia.
Dengan persiapan matang, kerja keras dan keyakinan penuh, skuad Garuda bertekad menjawab semua keraguan. Seperti kata sang pelatih, “Kita akan lolos.”