JAKARTA, RADARTASIK.COM – Pemerintah tengah mematangkan Program Pemagangan 2025. Inisiatif ini ditujukan bagi fresh graduate atau lulusan perguruan tinggi maksimal satu tahun kelulusan.
Program ini diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja muda sekaligus memperluas akses kerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan program ini difinalkan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Ketenagakerjaan.
Dia menegaskan bahwa lulusan baru bisa langsung ikut serta tanpa harus menunggu lama.
BACA JUGA: Prompt AI Memegang Kamera, Tren Foto Aesthetic Viral di TikTok
BACA JUGA: Muslimah Berdaya Dimulai dari Rumah, Pesan Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya
Program magang nasional akan melibatkan perusahaan swasta maupun BUMN. Skema yang digunakan berbasis kerja sama link and match antara perguruan tinggi dan dunia usaha.
Targetnya, program ini mulai berjalan pada kuartal IV 2025 secara serentak di seluruh Indonesia.
Salah satu daya tarik utama adalah pemberian uang saku sesuai upah minimum provinsi (UMP). Biaya gaji peserta ditanggung pemerintah selama enam bulan.
Ketentuan tersebut tercantum dalam Permenaker Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Bantuan Pemerintah Program Pemagangan.
BACA JUGA: World Cleanup Day 2025 Jadi Alarm Persoalan Sampah di Kota Tasikmalaya
BACA JUGA: Saldo DANA Gratis Ratusan Ribu Langsung Masuk ke Nomor HP Aktif Mu Lewat Link DANA Kaget Hari Ini
Magang berbasis industri ini akan dibimbing oleh mentor berpengalaman dari perusahaan.
Pendaftaran Magang Dibuka 15 Oktober 2025
Pendaftaran resmi dibuka 15 Oktober 2025 melalui aplikasi SIAPKerja. Aplikasi ini dapat diakses lewat laman kemnaker.go.id, Google Play Store, dan App Store.
Proses pendaftaran meliputi pengisian data diri, verifikasi, dan validasi sebelum masuk tahap rekrutmen.