Tian menekankan pentingnya keterbukaan SPPG dan Pemda mengenai sumber serta kualitas bahan yang digunakan.
“Orang tua dan komite sekolah berhak tahu bahwa bahan yang digunakan segar dan aman. Transparansi ini akan membangun kepercayaan masyarakat,” tambahnya.
KNPI Pangandaran juga menyerukan agar jika kasus keracunan muncul, penyelidikan dilakukan secara transparan tanpa intervensi pihak manapun demi mengungkap fakta dan memastikan pertanggungjawaban.
“Program ini tujuannya baik, tapi pelaksanaannya tidak boleh ceroboh. Pangandaran harus belajar dari daerah lain. Keselamatan siswa adalah prioritas utama, jangan sampai program ini justru menimbulkan trauma dan mengancam nyawa anak-anak kita,” pungkas Tian.